Berita  

GMDM Jatim Tekankan Pentingnya Peran Penggiat P4GN Saat Rakor di Malang

GMDM Jatim Tekankan Pentingnya Peran Penggiat P4GN Saat Rakor di Malang

Malang, mediasumatera.id – Badan Koordinasi Nasional [Bakornas] Gerakan Mencegah dan Mengobati (GMDM) Dewan Pimpinan Daerah [DPD] Provinsi Jawa Timur [Jatim], menghadiri rapat koordinasi tim terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika [P4GN] dan PN, di Aston Inn, Batu Malang Selasa, (2/12/2025).

Ketua GMDM DPD Provinsi Jatim, Yayuk Sri Wahyuningsih, ST., SH., di acara yang digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik [Bakesbangpol] Provinsi Jatim tersebut, dia menyampaikan pentingnya peran penggiat anti narkoba dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika dan membantu pemulihan para korban.

Kegiatan dihadiri OPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bakesbangpol se_Jatim, Kepala BNNP Jatim, dan BNNK se_Jatim.

Acara Rakor diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, yang dilanjutkan sambutan Kepala Bakesbangpol Provinsi Jatim, Eddy Supriyanto, S. STP., sekaligus membuka Acara.

Pemateri pertama Kepala BNNP Jatim Brigjen. Pol. Budi Mulyanto,.S.I.K,. M.H, menyampaikan 8 Misi (Asta Cita) Presiden dan Wakil Presiden, Kebijakan Kepala BNN RI Tahun 2026, Ananda Bersinar (Agenda Nasional Anti Narkotika dimulai dari Anak dan Ketahanan Bangsa), Penanganan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ( Demand Reduction dan Supply Reduction), Program unggulan bidang Pencegahan, Perluasan Pencegahan Bidang Pencegahan.

Pemateri ke dua dari POLDA JATIM, Musti jatim Priyambodo, S.I.K., M.H., menyampaikan terkait Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pemberantasan Narkoba Jawa Timur Tahun 2026), Sinergitas BNN dan Kesehatan (Integrasi Data, Operasi Bersama, Rehabilitasi medis Korban Penyalahgunaan Narkoba), Sinergitas Pemerintah Daerah (Dukungan Regulasi & Anggaran P4GN).

Acara dilanjutkan dengan diskusi bersama Kepala Bakesbangpol Jatim, terkait upaya pemenuhan keberadaan BNN di 38 Kabupaten.

Data mwnyebutkan yang baru terbentuk hanya 18, dengan solusi sementara menggunakan Aset Pemerintah Daerah, Kolaborasi SDM dan pembiayaan Bakesbangpol, BNNP/BNNK.

Baca Juga :  Caritas Indonesia Menyelenggarakan Pernas Jaringan Caritas Indonesia 2025 di Kantor KWI 

Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa peran mereka Penggiat P4GN itu krusial:

– Penyuluhan dan Pencegahan: Mereka berperan aktif dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, terutama kepada generasi muda di sekolah, kampus, dan masyarakat.

Upaya pencegahan ini sangat efektif untuk membendung laju penyalahgunaan zat adiktif.

– Pendampingan dan Dukungan: Penggiat menyediakan pendampingan moral dan psikologis bagi individu yang sedang dalam masa pemulihan (resiliensi) dan juga bagi keluarga mereka, membantu mereka agar tidak kembali terjerumus.

– Jembatan ke Layanan Medis: Mereka sering kali menjadi penghubung pertama yang mengarahkan pecandu untuk mengakses layanan rehabilitasi medis dan sosial yang tersedia di fasilitas kesehatan atau lembaga terkait, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN).

– Advokasi dan Kebijakan: Beberapa penggiat terlibat dalam advokasi untuk mendorong kebijakan pemerintah yang lebih efektif dalam penanggulangan narkoba, serta perlindungan hak-hak korban.

– Penggerak Komunitas: Mereka memobilisasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih narkoba, melalui kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan kegiatan sosial lainnya, yang mengurangi ruang gerak peredaran narkoba.