Hidup Tidak Tergantung Dari Harta Duniawi

Hidup Tidak Tergantung Dari Harta Duniawi

SEMANGAT PAGI, mediasumatera.id –  apa kabar Anda di hari ini? Semoga saya menjumpai Anda dalam keadaan sehat. Jangan lupa untuk bersyukur kepada Tuhan, yang telah menganugerahkan nafas kehidupan dan kesehatan kepada Anda.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 12: 13 – 21, yakni orang kaya yang bodoh. Mengapa Yesus mengatakan bodoh kepada orang kaya dalam bacaan Injil hari ini? Yesus mengatakan bodoh karena orang kaya itu mengira hidupnya bergantung pada kekayaannya itu, padahal tidak sama sekali. Hidup manusia milik Allah. Oleh karena itu, Allah punya kuasa atas hidup dan matinya manusia. Jadi, hidup atau mati manusia tidak tergantung pada harta kekayaan duniawi, melainkan sangat tergantung pada kemurahan hati Allah. Untuk itu, tidak perlu menimbun harta kekayaan duniawi yang tidak mampu menyelamatkan manusia, melainkan timbunlah harta kekayaan untuk hidup surgawi, yakni hidup yang kekal.

Yesus mengingatkan kita: ” berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan”. Atau dengan kata lain, Yesus mengingatkan kita untuk hidup dalam kecukupan. Dan yang perlu diingat bahwa harta kekayaan yang dimiliki ada anugerah dan titipan dari Allah. Maka, jangan sampai hanya untuk dinikmati sendiri, melainkan kita harus bermurah hati dengan berbagi, beramal kasih kepada mereka yang miskin atau yang berkekurangan. Itu artinya Yesus, meminta kita agar bijaksana dalam menggunakan harta kekayaan duniawi.

Jika kita bijaksana, maka harta kekayaan duniawi menjadi sarana untuk menimbun harta kekayaan surgawi untuk hidup yang kekal. Semoga demikian.

Baca Juga :  Celakalah