IESR Lakukan Lokakarya Media Tentang Perkembangan Kerangka Kebijakan dan Regulasi Transisi Energi di Indonesia

IESR Lakukan Lokakarya Media Tentang Perkembangan Kerangka Kebijakan dan Regulasi Transisi Energi di Indonesia

Palembang, mediasumatera.id – Acara Capacity Building digelar di Hotel Fave Jalan Basuki Rahmad No.1681 Kemuning Palembang, pada Selasa, ( 22/10/2024) oleh Institute for Essential Service Reform (IESR) yang melibatkan puluhan insan media dari puluhan media baik lokal maupun nasional dan berbagai organisasi profesi wartawan, turut hadir juga jurnalis dari mediasumatera.id . Kegiatan dengan narasumber dihadirkan seperti Andriah Feby Misna dari Kementerian ESDM, Dr Aryansyah ST, MT Kabid Energi’ Dinas ESDM Sumsel dan Martha Jesica Solomasi Mendrofa (IESR).

IESR Lakukan Lokakarya Media Tentang Perkembangan Kerangka Kebijakan dan Regulasi Transisi Energi di Indonesia
Institute for Essential Service Reform (IESR) merupakan lembaga riset dan advokasi yang berfokus pada isu energi dan lingkungan. IESR juga aktif mendorong transformasi menuju sistem energi rendah karbon dan berkelanjutan dengan melakukan asistensi dan membangun kemitraan strategis dengan aktor pemerintah dan non pemerintah baik di tingkat nasional maupun subnasional.

IESR Lakukan Lokakarya Media Tentang Perkembangan Kerangka Kebijakan dan Regulasi Transisi Energi di Indonesia IESR melihat bahwa salah satu aktor penting dalam mewujudkan transisi energi adalah media massa.
Tujuan digelarnya kegiatan adalah memfasilitasi jurnalis media di Sumatera Selatan untuk mengetahui perkembangan dan regulasi transisi energi, serta Meningkatkan pemahaman jurnalis mengenai perkembangan terbaru dalam kebijakan dan transisi energi pada skala nasional maupun sub nasional.

IESR Lakukan Lokakarya Media Tentang Perkembangan Kerangka Kebijakan dan Regulasi Transisi Energi di Indonesia
“Kami sangat bersyukur dengan acara ini karena melibatkan banyak media. Sharing dan berbagi ilmu dan hal-hal terkait dengan isu Energi Terbarukan. Terima kasih kepada IESR yang sudah memfasilitasi kegiatan ini,”ujar Ketua AJI Sumsel, Wiko.

IESR Lakukan Lokakarya Media Tentang Perkembangan Kerangka Kebijakan dan Regulasi Transisi Energi di Indonesia
Media massa berperan dalam mengawal isu perubahan iklim termasuk program dan kebijakan transisi energi dari pemerintah melalui narasi yang disampaikan. Sebagai media massa yang berada di Provinsi penghasil batu bara, perlu dipastikan bahwa seluruh media mampu memahami dinamika transisi energi di Indonesia khususnya dalam hal regulasi sebagai pedoman menuju transisi energi. “Hal ini guna memberikan informasi akurat untuk memfasilitasi publik secara inklusif. Oleh karena itu, untuk memberikan informasi kepada media agar dapat menjalankan fungsinya sebagai penyebar informasi,
Indonesia terus mendorong upaya transisi energi secara aktif, upaya ini menjadi target global guna mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memitigasi dampak perubahan iklim. Pemerintah Indonesia melalui Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional (RPP KEN) dan dijabarkan pada Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) memiliki target bauran energi sebesar 23% pada tahun 2025 dan dalam draft terbaru ditetapkan target bauran energi sebesar 19%-21% pada tahun 2030. Jika melihat bauran energi yang telah dicapai oleh Provinsi Sumatera Selatan sebesar 23,85% pada tahun 2022, maka angka ini telah mencapai bauran energi yang ditetapkan dalam RUEN.

Baca Juga :  TIDAK SEMUA MELUPAKAN MEREKA

IESR Lakukan Lokakarya Media Tentang Perkembangan Kerangka Kebijakan dan Regulasi Transisi Energi di Indonesia
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa langkah-langkah penting telah diambil untuk mendukung transisi energi. Sekalipun kita melampaui target bauran energi yang telah kita tetapkan, penting untuk menyadari bahwa transisi energi merupakan proses berkelanjutan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Media merupakan salah satu aktor yang berperan penting dalam proses transisi energi. Apalagi peran aktif media akan menentukan keberhasilan transisi energi. Penyebaran informasi dan cerita mengenai transisi energi melalui media dapat menjangkau seluruh generasi dengan berbagai cara distribusi. Selain itu, media dapat membantu memastikan kebijakan transisi energi efektif dan adil dengan memberikan ruang bagi seluruh aktor yang terkena dampak proses transisi energi.

Sifat proses transisi energi yang dinamis berarti bahwa kebijakan yang ada dapat berubah akibat pengaruh perkembangan teknologi, ekonomi, dan politik. Meskipun bauran energi Sumatera Selatan berada di atas target, penting untuk memastikan bahwa implementasi kebijakan di provinsi tersebut efektif. Penting juga untuk menyadari bahwa tidak semua jurnalis memiliki pemahaman yang sama mengenai isu transisi energi. Di tingkat lokal, pemberitaan media dianggap kurang aktif. Sektor energi belum menjadi isu besar, terutama di provinsi-provinsi penting seperti Sumatera Selatan, sehingga jurnalis seringkali tidak mendapatkan informasi yang cukup mengenai peraturan dan kebijakan terkini. Jika dicermati, media sebenarnya mampu menjelaskan kepada masyarakat bagaimana energi terbarukan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Media dengan pengetahuannya yang komprehensif juga dapat menjadi mitra strategis dalam membangun dialog antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas ini, media akan mendapat informasi tentang perkembangan peraturan yang ada, dan penyedia informasi yang dapat mengakses akan dapat memantau kebijakan dan memastikan bahwa transisi energi berlangsung adil, berkelanjutan, dan inklusif bagi semua pemangku kepentingan.(AD)

Baca Juga :  Wakil Ketum IPSI Sumsel Melepas Team Pengrov IPSI Sumsel Untuk Ikuti Even Internasional Pencak Silat Indonesia Open