Pematangsiantar, mediasumatera.id – 24 Agustus 2025 Di minggu keempat bulan Agustus, GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar kembali melaksanakan Ibadah Minggu 10 Set Trinitatis dengan penuh hikmat dan sukacita. Walau proses renovasi rumah Tuhan masih terus berjalan, semangat jemaat untuk memuji dan menyembah Tuhan tidak pernah surut.
Ibadah dimulai dengan nyanyian Kidung Jemaat yang dinyanyikan dengan penuh sukacita, diiringi alunan organ yang dimainkan dengan indah. Suasana khidmat menyelimuti jemaat yang hadir, merasakan hadirat Tuhan sejak awal ibadah.
Firman Tuhan: “Kasih Setia Tuhan Tetap Selamanya”
Firman Tuhan pada ibadah ini diambil dari Mazmur 103:15-18 dengan tema “Kasih Setia Tuhan Tetap Selamanya”, disampaikan oleh Amang Pdt. Tubiran MT Simamora, M.Th.
Dalam khotbahnya, beliau mengingatkan jemaat akan kefanaan hidup manusia. Seperti tahun yang selalu dimulai Januari dan berakhir Desember, demikian pula umur manusia pasti akan berakhir. Tidak ada yang tahu kapan Kristus datang kembali, maka setiap orang percaya harus “selalu siap sedia, hidup benar, dan tetap percaya kepada Yesus Kristus”.
Pendeta Tubiran Simamora, M.Th menegaskan:
– Ingat engkau lahir, ingat pula engkau akan meninggal dunia. Jangan berkata masih muda lalu menunda hidup setia kepada Tuhan.
– Jangan takut pada kematian. Justru melalui kematianlah kehidupan kekal dimulai, sebab bumi ini menjadi sarana kasih Tuhan untuk memeluk kita.
– Hiduplah bijak. Jangan mengisi hidup dengan hal sia-sia, seperti menyebarkan gambar orang meninggal demi sensasi atau keuntungan di media sosial. Gunakanlah waktu untuk berbuat baik, melayani, dan memberkati.
Menutup firman Tuhan, pendeta mengajak jemaat untuk senantiasa mengingat hari kematian, tetapi lebih dari itu, mengingat kasih setia Tuhan. Dengan demikian, hidup orang percaya dipimpin dalam takut akan Tuhan dan berakhir dalam pengharapan akan surga yang dijanjikan.
Pelayanan Ibadah
Liturgi dipimpin oleh Inang Pnt. D br Gultom dengan pembacaan epistel dari 1 Tesalonika 5:1-2 dan petunjuk hidup baru dari Matius 22:37-40. Warta jemaat serta doa syafaat dibawakan oleh Amang Pnt. A Sinaga.
Iringan musik dimainkan oleh Inang A br Sihombing, dengan pujian dipimpin song leader Inang B br Parapat bersama anak PP Samuel Sirait. Persembahan dan penerimaan tamu dilayani oleh Amang U Marpaung.
Warta Jemaat Penting:
1. Persembahan ke Depan** – Untuk Dana Sosial GKPI JK Immanuel, dilaksanakan pada ibadah hari ini.
2. Pembukaan Belajar Katekhisasi Sidi – Minggu, 31 Agustus 2025 pukul 16.00 WIB di GKPI JK Immanuel.
3. Pembekalan Majelis Terpilih Periode 2025–2030– Jumat, 5 September 2025, pukul 08.00–16.00 WIB di Gedung Sikhem Kompleks PA Mambre.
4. Berita Dukacita – Telah meninggal dunia Bapak Jansen Sinaga (Op. Doli Debora), jemaat sektor 2, pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Penghiburan akan dilaksanakan Minggu, 31 Agustus 2025 usai ibadah siang. Alamat duka: Jalan Ksatria Lorong 28 No. 25 BDB, Pematangsiantar.
5. Bazar Sektor 2 – Dilaksanakan hari ini, Minggu 24 Agustus 2025, untuk mendukung Dana Renovasi GKPI JK Immanuel.
Dengan rangkaian ibadah dan kegiatan pelayanan yang penuh makna, jemaat diajak untuk semakin setia, mengisi hidup dengan ucapan syukur, dan hidup takut akan Tuhan.
Selesai ibadah, wajah jemaat memancarkan sukacita dan semangat baru. Renovasi gereja boleh berlangsung, tetapi Tuhan sedang terlebih dahulu membangun hati umat-Nya dalam kasih setia yang tidak pernah berakhir.

Bagi jemaat dan donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan bagi renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar, dapat menyalurkan donasi melalui:
Rekening Donasi:
🏦 Bank: Bank SUMUT
💳 Nomor Rekening: 22002040465521
📌 Atas Nama: PANPEM GKPI JK Immanuel
Setiap dukungan yang diberikan, baik besar maupun kecil, akan sangat berarti bagi pembangunan rumah Tuhan. Tuhan memberkati setiap tangan yang memberi dengan sukacita.
“Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kita lebih besar dari segala allah. Tetapi siapakah yang mampu mendirikan rumah bagi-Nya, karena langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku mampu mendirikan rumah bagi-Nya, kecuali hanya untuk membakar korban di hadapan-Nya?”
(2 Tawarikh 2:5-6)
Soli Deo Gloria.
(VIP)







