Ogan Ilir, mediasumatera.id – Jelang Hut Bhyangkara ke-79. Polres Ogan Ilir memusnahkan barang bukti tindak pidana narkotika jaringan internasional pada Senin (30/06/2025). Kegiatan ini digelar di halaman Mapolres setempat, dihadiri unsur Forkopimda, pihak Kejaksaan, BNNK Ogan Ilir, Awak Media, serta tamu undangan lainnya.
Wakapolres Ogan Ilir, Kompol Helmi Ardiansyah, S.H., M.H., mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika jenis sabu-sabu dengan berat total 2.kg gram dan ekstasi sebanyak 91 butir Barang Bukti kedua Jenis Narkoba Merupakan Hasil Ungkap kasus.

“Yang pertama dalam Rangka Memperigati Hari Bhayangkara.(polri) yang ke-79 Hari ini Pemusnahan ini merupakan tindak lanjut penanganan dua kasus peredaran narkoba yang berhasil diungkap Satresnarkoba
Ini hasil rekapan di dalam bulan Juni,yang di musnakan ini sebayak 2 kg lebi ada dua LB.termasuk ekstasi.
Kompol Helmi Ardiansyah Menjelaskan.Total LB dari bulan Januari sampai sekaran ini 3kg lebi dari berapa tersangka.yang Jaringan besarjuga masi akan melakukan mendalami ole kasat narkoba,untuk saat ini ado beberapajaringan salasatunya dari Malasia,,”kata Helmi.saat jumpapers.

penangkapan diamankan di lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara diblender, dicampur cairan pembersih, lalu dibuang ke saluran pembuangan.
Asisten Satu,Dicky .Mewakili Pemkab Ogan ilir turut Hadir ” terimaksi kami mewakili bapak Bupati Ogan ilir saya sangat Aspirasi yang setingginya kepada Polres Ogan ilir yang tela ber hasil memggungkap jaringan Narkoba dan di hari ini kita menyaksikan Bersama.pemusnahan Barang Bukti, tentu sangat membantu pemerintahan Oganilir dan membantu Masarakat dari penyalagunaan Narkoba.Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif mendukung pemberantasan narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak berwenang jika mengetahui adanya peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitarnya Kami berharap seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga Ogan Ilir agar terbebas dari bahaya narkoba,” pungkasnya dicky.

Pewarta.Junaidi







