PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Ibadah Minggu 21 Set. Trinitatis di GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar di minggu kedua di bulan November pada hari Minggu 09 November 2025, berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita. Meskipun renovasi gedung gereja masih berlangsung, semangat jemaat untuk beribadah tidak pernah padam. Di tengah debu, kayu, dan batu, Tuhan seakan sedang menanam benih iman baru di hati umatNya.
Ibadah dimulai dengan pujian dari Kidung Jemaat, diiringi dengan lembut oleh Inang Agustina br. Sihombing. Setiap nada membawa suasana teduh, mengangkat hati jemaat lebih dekat kepada hadirat Tuhan. Liturgi dipimpin oleh Inang Pnt. D. br. Gultom, dengan pembacaan epistel dari Imamat 19:9–18, sementara Amang Pdt. T.M.T. Simamora, M.Th. menyampaikan khotbah penuh kasih dan kedalaman iman dengan tema:
“Memelihara Diri dengan Kasih Allah” (Yudas 1:17–23).
Dalam khotbahnya, Amang Pdt. Simamora mengajak jemaat untuk tidak hanya hidup dalam pengetahuan iman, tetapi juga dalam disiplin kasih yang nyata. Beliau menegaskan bahwa di zaman modern ini, manusia sering terhubung secara online, namun justru semakin terputus offline dalam kasih yang sejati.
“Kita semua ingin dikenal, ingin viral, ingin dilihat dunia,” ujarnya lembut, “tetapi Tuhan mengajarkan agar hidup kita dikenal bukan karena popularitas, melainkan karena kasih yang tulus dan perbuatan baik yang memuliakan namaNya.”
Beliau menekankan bahwa kasih Allah itu disiplin, bukan sekadar perasaan hangat sesaat. Kasih harus dipelihara dalam doa, Firman, dan tindakan nyata.
“Bangunlah cinta kasih dengan doa,” tegasnya. “Karena doa adalah disiplin hidup yang mengarahkan hati kita kepada Surga. Kasih yang sejati bukan maya, bukan hanya di layar, tapi kasih yang nyata di tengah masyarakat.”
Pesan itu terasa menembus hati banyak jemaat. Di tengah suasana ibadah, beberapa mata berkaca-kaca ketika mengingat kembali betapa sering kasih yang sejati digantikan oleh kesibukan dan ego. Namun, melalui Firman Tuhan ini, jemaat diajak untuk kembali kepada sumber kasih yang sejati, yaitu Allah sendiri, yang memanggil umat-Nya untuk memelihara diri dengan kasih yang suci dan murni.
Khotbah ditutup dengan kalimat penuh harapan:
“Kasih yang sejati melahirkan pengharapan. Dan pengharapan yang sejati melahirkan sukacita. Itulah tanda kita hidup di dalam kasih Allah.”
Doa syafaat dipimpin oleh Amang Pnt. J. Sipayung, yang memohonkan kasih dan pemulihan bagi setiap jemaat yang sedang dalam pergumulan hidup. Sementara pujian dipimpin oleh Inang Berlian br. Parapat (Ny. Panggabean) bersama Pemuda Samuel Sirait, diiringi organ lembut oleh Inang Agustina br. Sihombing. Persembahan dilayani oleh Inang Pnt. R. br. Manurung dan Inang Pnt. N. br. Panggabean, serta penerimaan tamu oleh Inang U. br. Tobing dan Amang C. Pnt. H. T. Pasaribu.

Warta Jemaat
1. Persembahan ke depan – untuk mendukung Dana Renovasi GKPI JK Immanuel Pematangsiantar.
2. Ibadah Kebaktian Malam Sektor, Rabu, 12 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB:
– Sektor 1: C. Pnt. P. Purba/ br.Situmorang, Jl. Asahan Kompleks Aspol.
– Sektor 2: Drs. I. LumbanTobing/ br Sirait, Jl. Rinip.
– Sektor 5: M. Sihombing / br. Manurung. Jl. H. Ulakma Sinaga Gg. Durian.
– Kamis, Sektor 4: A. Siagian / br. Rajagukguk, Jl. H. Ulakma Sinaga Gg. Kecil Rambung Merah.
3. Bakti bulanan mohon segera dilunasi untuk mendukung kegiatan Natal dan pelayanan gerejawi tahun 2025.
4. Pemberkatan Pernikahan : Sabtu, 15 November 2025: Johannes R.W. Sipayung, putra Amang Pnt. J. Sipayung / S. br. Damanik (Sektor 3), dengan Agnes D. Simarmata, putri Amang P. Simarmata / L. br. Sibagariang (HKBP Sukajadi Riau). Dilaksanakan di GKPI JK Tomuan, Jl. Narumonda Bawah No. 178 Pematangsiantar, pukul 10.00 WIB.
5. Berita dukacita : Telah meninggal dunia Amang S. Sitinjak, suami dari Inang N. br. Sinaga (Sektor 2), tutup usia 74 tahun, pada 02 November 2025 dan dikebumikan 05 November 2025. Setelah ibadah Minggu, seluruh jemaat akan memberikan penghiburan kepada keluarga yang berduka.
6. Rencana Program Pelayanan Seksi-Seksi Tahun 2026 : Diharapkan setiap Ketua Seksi menyerahkan program pelayanannya kepada Pengurus Harian Jemaat.
Renovasi gedung gereja memang masih berlangsung, tetapi Tuhan sedang melakukan renovasi yang lebih indah, renovasi hati umat-Nya. Ia sedang menegakkan kembali tembok iman yang sempat retak oleh keraguan dan dosa.
Di akhir ibadah, banyak jemaat terdiam, beberapa meneteskan air mata, bukan karena kesedihan, melainkan karena merasakan kasih Tuhan yang begitu lembut menyentuh hati mereka.
Semoga setiap jemaat yang hadir dan membaca berita ini diingatkan bahwa memelihara diri dengan kasih Allah berarti membuka hati agar Allah terus membentuk, mengasihi, dan memakai hidup kita sebagai cermin kasih Kristus di dunia.

Bagi jemaat dan donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan bagi renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar, dapat menyalurkan donasi melalui:
Rekening Donasi:
🏦 Bank: Bank SUMUT
💳 Nomor Rekening: 22002040465521
📌 Atas Nama: PANPEM GKPI JK Immanuel
“Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kita lebih besar dari segala allah. Tetapi siapakah yang mampu mendirikan rumah bagi-Nya, karena langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku mampu mendirikan rumah bagi-Nya, kecuali hanya untuk membakar korban di hadapan-Nya?”
(2 Tawarikh 2:5-6)
Soli Deo Gloria.
(VIP)







