Kebakaran di Belakang RS Aroyan, Titik Api Bukan di Area Pelayanan Pasien Kapolres Ogan Ilir Sigap Turun Lapangan Memadamkan Api

Kebakaran di Belakang RS Aroyan, Titik Api Bukan di Area Pelayanan Pasien Kapolres Ogan Ilir Sigap Turun Lapangan Memadamkan Api

Ogan Ilir, mediasumatera.id – Insiden kebakaran terjadi di area belakang Rumah Sakit (RS) Aroyan pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Beruntung, titik api tidak berada di area pelayanan pasien, sehingga risiko langsung terhadap keselamatan pasien dapat diminimalisasi.
Manajer SDM Umum RS Aroyan, Raehan, menjelaskan bahwa lokasi kebakaran berada di samping area rumah sakit, berdekatan dengan RS Beruntung, dan dipisahkan oleh pagar beton.
“Benar, titik kebakaran berada di belakang rumah sakit dan berdekatan dengan ruang rawat inap. Namun, kami mengutamakan keselamatan pasien, sehingga kami mengevakuasi pasien terlebih dahulu. Jumlah pasien yang dievakuasi kurang lebih sekitar 20 orang. Beruntung angin tidak bertiup ke arah rumah sakit, sehingga asap tidak mengganggu. Alhamdulillah, tidak ada kerusakan berarti, meski penanganan pasien sempat tertunda sesaat,” tutur Raehan.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari berbagai pihak. “Terima kasih kepada Damkar, kepolisian, TNI, dan BPBD yang sigap membantu saat dihubungi.”
Kapolres Ogan Ilir yang diwakili oleh Aiptu Beni, S.H. (Kanit Patroli), turut hadir di lapangan dan memimpin upaya pemadaman. Polresta Ogan Ilir menurunkan mobil Water Canon (AWC) untuk mencegah api menjalar ke pemukiman warga.
“Kami mendapatkan informasi dari manajemen RS Aroyan bahwa ada titik api di belakang rumah sakit yang mendekati pemukiman masyarakat. Kami segera berkoordinasi dan bekerja sama dengan Koramil dan Kodim. Kami juga menurunkan mobil Water Canon (AWC) yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Sutopo. Peralatan yang digunakan meliputi AWC, selang, dan perlengkapan pendukung lainnya,” ungkap Aiptu Beni.
Hingga pukul 14.30 WIB, si jago merah berhasil dipadamkan berkat kesigapan tim Penanganan Cepat dan kerja sama solid berbagai pihak. Saat ini, kondisi di lapangan telah memasuki tahap pendinginan dan situasi dinyatakan mulai membaik.
“Untuk penyebab pasti kebakaran, saat ini masih dalam tahap penyidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang,” tutupnya.
(Junai)