SALVE, mediasumatera.id – bagimu para saudaraku ytk.dalam Kristus Tuhan. Apapun keadaan Anda, jangan lupa untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Sang sumber hidup.
Renungan hari ini perumahan terinspirasi dari Injil Matius 13: 31 – 35, yakni perumpamaan tentang biji sesawi dan ragi.Di mata dunia, yang kecil sering kali dianggap tak berarti: suara lirih, langkah pelan, atau tindakan sederhana yang tak mendapat sorotan. Namun, Yesus membalikkan cara pandang itu melalui perumpamaan tentang biji sesawi dan ragi. Biji sesawi yang paling kecil, tumbuh menjadi pohon besar tempat burung-burung bersarang. Ragi yang sedikit mampu mengubah seluruh adonan roti. Harus diingat bahwa hal-hal kecil bukanlah tanda kelemahan, melainkan potensi tersembunyi. Kita sering khilaf, mengabaikan detil kecil dalam hidup, padahal justru di sanalah KASIH, integritas, dan karakter dibentuk. Seperti kata bijak: orang jarang tersandung oleh batu besar, tetapi oleh batu kecil yang luput dari perhatian. Maka, jangan remehkan kebaikan kecil, doa pendek, senyum ramah, atau sikap tulus yang tampaknya sederhana.
Santo Yohanes Berchmans, seorang biarawan Jesuit menghidupi mottonya: “Beri perhatian besar pada hal-hal yang kecil.” Juga bunda Teresa dari Kalkuta, menulis: “Dalam hidup ini kita barangkali tidak bisa melakukan hal-hal yang besar, tetapi kita bisa melakukan banyak hal kecil dengan cinta yang besar.” Oleh karena itu, renungan ini mengajak kita untuk melihat dengan mata iman: bahwa dalam setiap hal kecil yang dilakukan dengan tulus, ada keindahan Ilahi yang bekerja. Kecil itu bukan berarti lemah, dan bukan tanda ketakberdayaan. Kecil itu adalah cara Tuhan membesarkan KASIH dalam hati manusia.
Pertanyaan Refleksi:
1. Dalam hidup sehari-hari, apakah ada hal-hal kecil yang sering Anda abaikan, tetapi sebenarnya memiliki dampak besar bagi dirimu atau orang lain? Bagaimana kamu bisa lebih memberi perhatian pada hal-hal kecil tersebut?
2. Bagaimana Anda memaknai perumpamaan biji sesawi dan ragi dalam kehidupanmu? Apakah ada “benih kecil” yang sedang Tuhan tanam dalam dirimu untuk bertumbuh menjadi sesuatu yang besar?
3. Santo Yohanes Berchmans dan Bunda Teresa mengajarkan pentingnya melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar. Dalam tindakanmu sehari-hari, bagaimana kamu bisa menerapkan prinsip ini untuk membawa kasih Tuhan kepada orang lain?
Selamat berefleksi🙏🙏




