Kesadaran Meningkat, Persentase Penjualan Antibiotik Tanpa Resep di Sumatera Selatan Menurun Drastis

Kesadaran Meningkat, Persentase Penjualan Antibiotik Tanpa Resep di Sumatera Selatan Menurun Drastis

Palembang, mediasumatera.id  –  Kabar positif datang dari dunia kesehatan masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan data pengawasan terbaru dari Balai Besar POM (BBPOM) di Palembang, tingkat kepatuhan apotek dalam penyerahan antibiotik menunjukkan tren yang sangat menggembirakan.

Hingga akhir 2025, data mencatat penurunan signifikan pada praktik pemberian antibiotik tanpa resep dokter. Jika pada tahun 2023 angka pelanggaran masih berada di angka 78,57% dan tahun 2024 sebesar 79,10%, maka pada tahun 2025 ini angka tersebut turun tajam menjadi 63,93%.

Sinergi Pengawasan di Wilayah Sumatera Selatan

Keberhasilan ini tidak lepas dari pengawasan ketat yang dilakukan secara kolektif. Selain di Kota Palembang, pengawasan penggunaan antibiotik juga dilakukan oleh Loka POM di Kota Lubuk Linggau. Secara akumulatif, persentase penyerahan antibiotik tanpa resep di wilayah Provinsi Sumatera Selatan kini berada di angka 65,85%.

 

Penurunan ini menjadi bukti nyata atas kerja keras bersama dalam mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha mengenai bahaya Resistensi Antimikroba (AMR).

Mengapa Hal Ini Penting?

BBPOM di Palembang menegaskan bahwa penggunaan antibiotik yang tidak bijak merupakan ancaman serius. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian adalah:

  • Bahaya Resistensi:Pemberian antibiotik tanpa resep dapat memicu bakteri menjadi kebal (resistens), sehingga penyakit yang seharusnya mudah diobati bisa menjadi sangat berbahaya dan sulit disembuhkan.
  • Komitmen Apotek:Penurunan angka ini menunjukkan komitmen apotek di wilayah pengawasan BBPOM di Palembang untuk menjalankan praktik kefarmasian sesuai aturan.
  • Edukasi Masyarakat:Masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa antibiotik bukan obat bebas dan HANYA boleh dibeli serta digunakan berdasarkan resep dokter.

Melalui momentum ini, BBPOM di Palembang mengajak seluruh #SahabatBPOM untuk tidak mudah percaya pada saran penggunaan obat dari pihak yang tidak berwenang.

Baca Juga :  Polsek Parapat Gelar Blue Light Patrol, Jamin Keamanan Malam Hari di Simalungun

“Jangan percaya kata orang, tapi percaya KATA BPOM! Mari kita jaga kesehatan dengan menggunakan antibiotik secara bijak dan tepat demi masa depan yang lebih sehat,” tulis pihak BBPOM dalam keterangannya.