Berita  

Lelang lebak lebung Sudah menjadi Tradisi di OGAN ILIR Sumatera Selatan

Lelang lebak lebung Sudah menjadi Tradisi di OGAN ILIR Sumatera Selatan

Indralaya, mediasumatera.id – Tradisi Lelang Lebak Lebung dan Sungai ternyata sudah berlangsung sejak masa kerajaan di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), tepatnya antara tahun 1587-1659 hingga sekarang.

Pada masa kerajaan Palembang, sistem ini diatur dalam Kitab Undang-undang Simbur Cahaya.

Sedangkan pada masa kolonial  (1821-1942) Belanda mengubah beberapa aturan dalam Simbur Cahaya dan berpengaruh pada sistem pembagian hasil lelang.

Lelang lebak lebung Sudah menjadi Tradisi di OGAN ILIR Sumatera Selatan

Yang dimaksud dengan lebung adalah bagian terdalam (menyerupai palung dan kolam ) di lebak (rawa) yang merupakan hulu sebuah aliran anak sungai.

Sewaktu memasuki masa sulit, dilakukanlah lelang yang dapat diikuti semua orang

Lelang yang dimaksud adalah bagian-bagian sungai dan lebak yang telah ditentukan batas-batasnya.

Lelangtersebut dihadiri masarakat yang melelang. di wilaya yang mempunyai objek mata pencarian untuk mencari ikan, Dan di hadiri DDPRD.kapolsek indralaya danramil indralaya kepaladesa DinasPerikanan Panitia pelelang.
Dibukalangsung ole camat Indralaya Tofan
“Alhamdulilah lelang lebak lebung di kecamatan Indralaya kabupaten Ogan ilir dari tahun ketahun sampai sekarang masi tetap berjalan sewaktumau pengada an lelang warga desa nelayan di Ahir Tahun ada pemberitau dari pihak kecamatan masing -masing yang dak eranya mempunyai perairan lebak yang berminat datang ke kecamatan masing – masing Desadan lelang tersebut di sebut lelang bebas yang artinya harga tertingi dialah yang menang inpormasi yang aku tau hasil 2024 ini yang akutahu duratuslimajutarupia(200,5.000.000)besar harapan saya lelang di tahun ini ada kenaikan kepada pemenang lelang menangkap ikan jangan memakai Racun ikan dan setrum karna Anak-anak ikan untuk tahun kedepan akan berkurang,” sambutan Tofan.

Lelang lebak lebung Sudah menjadi Tradisi di OGAN ILIR Sumatera Selatan
PLT dinas Perikanan Husni Tamrin SH.M.Si mengatakan memang lelang ini suda tradisi ” lelang lebak lebung ini sekabupaten Ogan ilir semoga yang dilaksanakan agar dapat berjalan lancar aman dan tertif. Harapanya lelng lebak lebung dapat meningkat dari tahun ketahun. Kalau tidak ada yang nawar mungkin lelang ke 2 dan lelang tertutup harapanya kepada Nelayan tangkap jangan memakai racun atau alat setrum kurangi kebiasaan yang membuat ikan berkurang dan dilarang ole Pemerinta,” ujarnya.

Baca Juga :  Sumur Tambang Minyak Terbakar di Keluang

Lelang lebak lebung Sudah menjadi Tradisi di OGAN ILIR Sumatera Selatan

Dan disaat itujuga hadir Dinas Perikanan Propinsi Sumateraselatan. Galamda. bagian bidang tangkap ” Sayaharapan kepada pemenang lelang lebak lebung dapat mempaatkan dengan baik dan bertangung jawab dan tidak melakukan menangkap yang di larang melakukan putas dan alat setrum agar di jaga kelestarianya saya mengikuti di Ogan ilir ini yang kedua yang pertama di Oki mungkin yang ketiga di kabupaten Pali. Harapanya acara lelang lebak lebung ini terlak sana di setiap tahun agar bisa menamba PAD di desa kususnya kabupaten Ogan ilir,”tuturnya.

(Junaidi)