Berita  

Mampukah Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang Terpilih Menuntaskan Pasar Horas Gedung IV?

Mampukah Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang Terpilih Menuntaskan Pasar Horas Gedung IV?

PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Masa pemerintahan Wali Kota Pematangsiantar yang baru saja terpilih kini tengah diuji. Janji untuk memperbaiki kondisi Pasar Horas dan mengusut tuntas kebakaran Gedung IV Pasar Horas menjadi sorotan utama warga, khususnya para pedagang yang menggantungkan hidupnya di pasar tradisional terbesar di kota ini.

Pada hari Kamis tanggal 6 Maret 2025, ratusan pedagang yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Pasar Horas (KP2H) menggelar aksi demonstrasi di Jalan Merdeka, menuntut kejelasan nasib mereka. Dalam aksi yang berlangsung sejak pagi, mereka meminta agar pemerintah segera mengambil langkah konkret terkait perbaikan pasar dan penyelidikan penyebab kebakaran yang terjadi pada September 2024 lalu.

Agus Butarbutar, salah satu perwakilan KP2H, menyatakan bahwa kesabaran pedagang sudah habis.

“Kami sudah cukup lama menunggu, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Jangan hanya berjanji saat kampanye, tetapi lupa setelah duduk di kursi pemerintahan!” ujarnya.

Mampukah Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang Terpilih Menuntaskan Pasar Horas Gedung IV?

Sementara itu, salah seorang ibu pedagang Pasar Horas sangat menyesal dengan Tindakan yang belum jelas dilakukan oleh Wali Kota Pematangsiantar terpilih.

“Kami tidak ingin janji kosong. Jika dalam 100 hari tidak ada progres, kami akan kembali turun ke jalan!” tambahnya.

Sebagai bentuk perlawanan, mereka bernyanyi. Lagu sederhana yang diiringi gerakan tubuh penuh semangat, “Walikota Wesly, Walikota Wesly, mana gayamu? Walikota Wesly, Walikota Wesly, dukung pedagang!”

Namun selama aksi berlangsung, tidak ada pihak Pemko Pematangsiantar yang datang untuk memberi penjelasan, begitu juga jajaran Direksi Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya Kota Pematangsiantar (PDHJ).

Sebagai pemimpin baru, Wali Kota Pematangsiantar kini berada dalam tekanan besar. Jika Wesly Silalahi gagal memenuhi janjinya dalam 100 hari pertama, kepercayaan publik bisa runtuh. Masyarakat Pematangsiantar dan pedagang kini menunggu langkah konkret, bukan sekadar pernyataan politik.

Baca Juga :  Untuk Terwujudnya Protap, Gandi: Andai Pemerintah Membuat Syarat Harus Jalan Kaki Ke Istana Kami Akan Menyanggupinya

Akankah janji itu menjadi kenyataan atau hanya sekadar retorika? Waktu akan menjawab. Yang pasti, pedagang Pasar Horas tidak akan tinggal diam!

(VIP)