PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – SMK1 Swasta Taman Siswa Pematangsiantar yang beralamat di jalan Kartini Kota Pematangsiantar menjadi tuan rumah dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi bersama KPKM-RI Pada hari Rabu, 19 Februari 2025 di Aula Ki Hajar Dewantara. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait yang berperan aktif dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Acara ini dipandu oleh moderator Victor Asido Elyakim P, S.Kom, M.Kom, yang merupakan salah satu Dosen Ilmu Komputer di STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar. Beliau juga antusias dan mengajak para siswa SMK1 Swasta Taman Siswa Pematangsiantar mengenai pentingnya integritas di era digital ini.

Selanjutnya, kata sambutan disampaikan oleh Kepala Cabang Pendidikan Wilayah VI Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Bapak Kasi SMK, Drs. Hamonangan Aruan M.Pd membuka acara secara resmi. Lalu katanya KPKM-RI harus konsisten dalam berkontribusi nyata membangun Pendidikan di wilayah VI dan secara keseluruhan di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara. Beliau mengapresiasi inisiatif sekolah dalam mengadakan sosialisasi ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya korupsi di kalangan pelajar.

Acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Kepala Sekolah SMK1 Swasta Taman Siswa Pematangsiantar, Bapak Martua Marpaung, S.Pd., yang menegaskan pentingnya pendidikan anti korupsi sejak dini bagi para siswa. Mengapresiasi Langkah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI yang mendukung Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi Bersama KPKM-RI Dengan Mendatangkan Narasumber yang kredibel yakni Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Beliau menekankan bahwa integritas dan kejujuran harus menjadi bagian dari karakter generasi muda guna membangun bangsa yang lebih baik.

Dilanjutkan Sambutan dari Ketua Umum KPKM-RI Hunter D Samosir, dimana dalam sambutannya Apresiasi sebesar besarnya kepada Cabdisdik Wilayah VI yang diwakilkan Kasi SMK Drs Hamonangan Aruan M.Pd dan kepada Yayasan Taman Siswa melalui SMK 1 Swasta Taman Siswa Pematangsiantar yang memfasilitasi dan mendukung program ini sehingga terlaksana dan harapan nya berdampak Positif kepada siswa/i dan diakhir sambutan Berterima kasih kepada Kejaksaan Negeri Pematangsiantar yang memberi kan waktu dan Tenaga memberi kan edukasi kepada siswa/i. Beliau menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan.

Acara ini semakin menarik dengan kehadiran narasumber dari Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. yang diwakilkan Kasubsi 1 Edward Pasaribu SH.MH dan Kasubsi 2 Lamhot Siburian SH mendukung penuh Program Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi Karena Ini menjadi kejahatan Luar Biasa dan benar – benar harus kolaborasi dalam penanganannya. Agar dapat dibumi hangus kan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tentunya dalam hal ini Dinas Pendidikan Wilayah VI harus membuka diri untuk sosialisasi ini dapat dilaksanakan di wilayah kerja sebagai bentuk mendukung Negara melawan Korupsi sejak dini, dan memberikan pemaparan materi terkait hukum dan peran kejaksaan dalam menindak kasus korupsi. Selain itu, Bapak Analis Penuntutan dan Calon Jaksa Intel Kejaksaan Negeri, Bapak Bambang HR Gultom, SH, turut serta memberikan wawasan tentang mekanisme penuntutan dalam kasus korupsi. beserta seluruh jajarannya juga hadir untuk mendukung jalannya sosialisasi ini.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para siswa SMK1 Swasta Taman Siswa Pematangsiantar. Mereka mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak buruk korupsi serta bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan korupsi sejak dini. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran dan kepedulian terhadap praktik anti korupsi semakin meningkat di kalangan generasi muda.

Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab antara narasumber dan para siswa serta foto bersama, yang menunjukkan tingginya minat peserta dalam memahami lebih dalam mengenai upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut untuk menciptakan generasi yang lebih berintegritas dan bertanggung jawab.
(VIP)







