*Meninggalkan 99 ekor domba demi mencari Seekor Yang Tersesat* 

*Meninggalkan 99 ekor domba demi mencari Seekor Yang Tersesat* 

DAMAI BAGIMU, mediasumatera.id –  para saudaraku ytk.dalam Kristus. Semoga saya menjumpai para saudaraku dalam keadaan damai, sehat dan bahagia. Pada hari ini Gereja Katolik sejagat merayakan Hari Raya Hati Yesus Yang Maha Kudus.

 

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 15: 3 – 7. Dalam perumpamaan ini, Yesus menggambarkan KASIH Allah yang luar biasa, KASIH yang tidak berhenti pada angka atau numerasi mayoritas, tetapi bergerak aktif demi satu jiwa yang hilang. Seorang gembala yang memiliki seratus ekor domba, rela meninggalkan 99 ekor demi mencari 1 ekor yang tersesat. Ini bukan soal logika manusia, melainkan logika KASIH Ilahi. Domba yang hilang *melambangkan setiap orang yang menjauh dari jalan Tuhan*. Namun, Allah tidak tinggal diam. *Ia mencari, menelusuri, dan menjemput kembali yang terhilang*. Dan ketika satu jiwa kembali, surga bersukacita lebih besar daripada atas 99 yang tidak sesat.

 

Oleh karena itu, renungan ini mengajak kita untuk merenungkan dua hal: _Pertama_: *betapa berharganya setiap pribadi di mata Tuhan*. _Kedua_ : *apakah kita juga memiliki hati seperti Sang Gembala, yang peduli, mencari, dan merangkul mereka yang tersesat?*

 

*Jadi, ingatlah*, bahwa bagi Tuhan, tidak ada yang terlalu kecil atau tidak penting. Setiap orang, bahkan yang tersesat, atau yang dianggap tidak layak, sangat berharga di hadapan-Nya. Ia tidak hanya peduli pada yang sudah selamat, tetapi juga dengan penuh KASIH menjangkau yang tersesat atau yang hilang, termasuk diri kita. Seberapa pun besar atau banyak dosa kita, Tuhan sangat mengasihi kita, asalkan saja kita mau bertobat.

 

*Yang perlu direnungkan:*

1. *Allah Yang Tak Kenal Lelah Mencari Kita:* Seberapa pun jauh kita dari-Nya, Allah tak berhenti mencari dan menyambut kita dengan sukacita saat kita kembali.

Baca Juga :  Tips Untuk Memperoleh Hidup Yang Kekal

2. *Belajar Memandang Sesama seperti Tuhan:* Apakah kita juga memiliki HATI yang peduli terhadap domba yang tersesat di sekitar kita, orang yang terluka, tersingkir, atau jauh dari kasih Tuhan?

3. *Sukacita Surgawi:* Setiap pertobatan kita adalah pesta di surga. Maka, mari kita turut bersukacita ketika seseorang kembali kepada Tuhan.

*Selamat merenung*🙏🙏