Berita  

Menuju Usia 60 Tahun, Paroki St. Yoseph & 100 Tahun Charitas Hospital Gelar Seminar Edukasi Bahaya Cacar Api

Menuju Usia 60 Tahun, Paroki St. Yoseph & 100 Tahun Charitas Hospital Gelar Seminar Edukasi Bahaya Cacar Api

PALEMBANG, mediasumatera.id   –  Dalam rangka menyongsong perayaan ulang tahun ke-60, Paroki Santo Yoseph Palembang bekerja sama dengan Charitas Hospital Palembang menggelar seminar kesehatan bertajuk “Waspada Cacar Api: Lindungi Keluarga Anda dengan Vaksinasi.” Kegiatan yang disponsori oleh PT IGSK ini berlangsung di Gedung Aula Serbaguna Paroki dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang antusias.

Kolaborasi Demi Kesejahteraan Umat

Acara dibuka secara resmi oleh RD. Hyginus Gono Pratowo, Pastor Paroki Santo Yoseph Palembang. Dalam sambutannya, Romo Gono menekankan bahwa seminar ini merupakan wujud nyata kepedulian gereja terhadap kualitas hidup umat, khususnya di bidang kesehatan.

Menuju Usia 60 Tahun, Paroki St. Yoseph & 100 Tahun Charitas Hospital Gelar Seminar Edukasi Bahaya Cacar Api

“Kegiatan ini adalah rangkaian dari peringatan HUT ke-60 Paroki kita. Melalui kolaborasi dengan RS Charitas dan Seksi Kesehatan, kita diajak untuk menimba ilmu. Harapannya, pengetahuan yang didapat hari ini tidak hanya berhenti di kita, tetapi bisa dibagikan kepada orang lain demi kebaikan bersama,” ujar RD. Hyginus Gono Pratowo.

Mengenal Cacar Api: “Si Virus Tidur” yang Menyakitkan

Hadir sebagai narasumber utama adalah dr. Maria Mayfinna Gozali, Sp. DVE, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Charitas Hospital Palembang. Alumnus Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Universitas Sriwijaya ini memaparkan secara mendalam mengenai bahaya Cacar Api (Herpes Zoster).

Beberapa poin krusial yang disampaikan oleh dr. Finna meliputi:

  • Penyebab: Cacar api merupakan reaktivasi virus cacar air yang “tertidur” di sistem saraf dan muncul kembali saat sistem imun melemah, terutama pada usia di atas 50 tahun.
  • Gejala Khas: Ruam kemerahan yang berubah menjadi lenting berisi cairan (blister) yang muncul berkelompok hanya pada satu sisi tubuh (misal: hanya dada kiri atau lengan kiri).
  • Tingkat Nyeri Ekstrem: Rasa sakitnya digambarkan seperti tersengat listrik atau tertusuk paku yang tak tertahankan. Bahkan, dalam dunia medis, nyeri ini dikategorikan lebih menyakitkan daripada proses melahirkan.
Baca Juga :  Kejari Humbahas Tetapkan 4 Orang Tersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi Di Dinas PUTR Humbahas

Menuju Usia 60 Tahun, Paroki St. Yoseph & 100 Tahun Charitas Hospital Gelar Seminar Edukasi Bahaya Cacar Api

Komplikasi dan Pentingnya Pencegahan

Dr. Finna juga memperingatkan bahwa satu dari tiga orang berisiko mengalami cacar api dalam hidupnya. Komplikasi serius yang mungkin timbul mencakup bekas luka permanen, gangguan penglihatan (kebutaan), gangguan pendengaran, hingga infeksi paru-paru dan kematian.

Kelompok yang paling berisiko tinggi adalah penderita penyakit penyerta seperti:

  • Diabetes dan penyakit kardiovaskular.
  • Penyakit paru kronis (PPOK, asma).
  • Penyakit autoimun dan kanker.

“Karena pengobatan cacar api masih terbatas, pencegahan adalah kunci utama. Menjaga imunitas, mengelola stres, dan melakukan vaksinasi adalah langkah perlindungan terbaik yang bisa kita ambil saat ini,” tegas dr. Finna. Selain vaksinasi cacar api, beliau juga menyarankan vaksinasi lain yang relevan bagi dewasa seperti influenza dan hepatitis A.

Menuju Usia 60 Tahun, Paroki St. Yoseph & 100 Tahun Charitas Hospital Gelar Seminar Edukasi Bahaya Cacar Api

Antusiasme Peserta

Seminar berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dinamis. Untuk menambah kemeriahan, panitia juga membagikan berbagai doorprize bagi peserta yang aktif. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara pihak Gereja, Rumah Sakit, dan jemaat dalam membangun komunitas yang sehat.(daris)

Menuju Usia 60 Tahun, Paroki St. Yoseph & 100 Tahun Charitas Hospital Gelar Seminar Edukasi Bahaya Cacar Api