PALEMBANG, mediasumatera.id – Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Yoseph Palembang kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui Bidang Pelayanan dengan sukses menyelenggarakan kegiatan bakti sosial Donor Darah untuk yang ketiga kalinya di tahun 2025. Program rutin ini menjadi wujud nyata komitmen Paroki dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang.
Kegiatan mulia ini telah dilaksanakan pada Minggu, 23 November 2025, mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB, bertempat di Aula Pastoran Paroki Santo Yoseph Palembang. Antusiasme umat dan masyarakat sekitar Paroki terlihat tinggi, menegaskan semangat gotong royong dan kemanusiaan yang menjadi nilai inti Paroki.

Para calon pendonor mulai memadati lokasi sejak pagi hari, tepat pukul 07.30 WIB. Selain menjalankan niat tulus untuk mendonorkan darah, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah bagi peserta. Sambil menunggu giliran dan melalui proses screening kesehatan, para pendonor berkesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi tes kolesterol, gula darah, dan asam urat. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan preventif kepada para pendonor, sejalan dengan fungsi pelayanan kesehatan yang diusung oleh Seksi Kesehatan DPP Santo Yoseph Palembang.
Total 97 orang calon pendonor mendaftarkan diri, menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan yang ketat untuk memastikan kondisi pendonor memenuhi syarat, sebanyak 84 kantong darah berhasil dikumpulkan. Jumlah ini merupakan kontribusi yang signifikan dan langsung diserahkan kepada PMI Kota Palembang untuk segera didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan.
Ajakan untuk Keterlibatan Kemanusiaan yang Berkelanjutan
Koordinator Bidang Pelayanan DPP Santo Yoseph Palembang, Andreas Sukristiadi, menyampaikan apresiasi dan harapannya terkait kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan panggilan kemanusiaan yang dapat menyelamatkan nyawa.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh umat Paroki Santo Yoseph Palembang dan masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi. Kegiatan donor darah ini adalah program rutin kami untuk memastikan stok darah di PMI Palembang tetap tersedia, khususnya menjelang akhir tahun di mana kebutuhan seringkali meningkat,” ujar Bapak Andreas Sukristiadi.
Beliau juga secara khusus mengajak seluruh umat Paroki Santo Yoseph Palembang yang telah berusia 17 tahun ke atas untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan panggilan kemanusiaan.
“Kami berharap agar semakin banyak umat yang sehat untuk terlibat aktif dalam kegiatan kemanusiaan ini, terutama bagi mereka yang sudah waktunya untuk mendonorkan darah kembali. Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga untuk kesehatan pendonor sendiri. Semoga Paroki Santo Yoseph dapat terus menjadi berkat bagi Kota Palembang,” tutupnya.
Kegiatan ini merupakan bukti nyata DPP Santo Yoseph Palembang dalam mendukung program kesehatan pemerintah daerah dan memperkuat semangat solidaritas sosial. Paroki berkomitmen untuk melanjutkan program donor darah ini secara berkala, menjadikannya salah satu pilar utama dalam kegiatan pelayanan Paroki di masa mendatang.(daris)







