Sabtu, 24 Februari 2024

Perayaan Jubileum 75 Tahun HKBP Lubuk Pakam, “Banyak Yang Terpanggil Tetapi Sedikit Yang Terpilih”

Perayaan Jubileum 75 Tahun HKBP Lubuk Pakam, "Banyak Yang Terpanggil Tetapi Sedikit Yang Terpilih"

Deli Serdang, mediasumatera.id – Pesta Jubileum 75 Tahun HKBP Lubuk Pakam Resort Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, dilaksanakan pada Minggu (15/10/2023). Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri para pendeta dari berbagai daerah diantaranya Provinsi Banten, Kota Pematang Siantar, Deli Serdang.

Perayaan Jubileum 75 Tahun HKBP Lubuk Pakam, "Banyak Yang Terpanggil Tetapi Sedikit Yang Terpilih"

Pesta Jubileum kali ini mengambil topik “Banyak Yang Terpanggil Tetapi Sedikit Yang Terpilih” dimulai dengan acara ibadah atau kebaktian, dilanjutkan dengan penanaman pohon, penandatanganan prasasti dan pelepasan burung merpati.

Untuk penanaman pohon disekitar lokasi gereja dilakukan oleh Pimpinan HKBP Kepala Departemen Marturia Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, M.Th, Praeses HKBP Distrik XXIX Deli Serdang Pdt. Horas YM Purba, M.Th, Pendeta HKBP Resort Lubuk Pakam Pdt. Darman Marpaung, S.Th, Ketua Panitia Jubileum 75 Tahun Ir. T. Banjarnahor.

Kemudian dilaksanakan penandatanganan Prasasti Jubileum 75 Tahun HKBP Lubuk Pakam oleh Ketua Panitia Jubileum 75 Tahun Ir. T. Banjarnahor, Pendeta HKBP Resort Lubuk Pakam Pdt. Darman Marpaung, S.Th, Praeses HKBP Distrik XXIX Deli Serdang Pdt. Horas YM Purba M.Th, Pimpinan HKBP Kepala Departemen Marturia Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, M.Th.

Selanjutnya acara pelepasan burung merpati oleh Pimpinan HKBP Kepala Departemen Marturia Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, M.Th, Praeses HKBP Distrik XXIX Deli Serdang Pdt. Horas YM Purba, M.Th, Pendeta HKBP Resort Lubuk Pakam Pdt. Darman Marpaung, S.Th, Ketua Panitia Jubileum 75 Tahun Ir. T. Banjarnahor.

Kepala Departemen Marturia Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, M.Th, dalam khotbahnya dari Matius 22 ayat 1-14 yaitu “Perumpamaan Tentang Perjamuan Kawin”. Lalu Yesus berbicara pula dalam perumpamaan kepada mereka : Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya. Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang. Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya : katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu : sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih ; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini. Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya ; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya.

Baca Juga :  UKMC Hadirkan Pius Lustrilanang Gelar Kuliah Umum dan Bedah Buku ALDERA

Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya kesana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka. Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya : Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu. Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai disana ke perjamuan kawin itu.

Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu. Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta. Ia berkata kepadanya : Hai saudara, bagaimana engkau masuk kemari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja. Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya : Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, disanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.

Perayaan Jubileum 75 Tahun HKBP Lubuk Pakam, "Banyak Yang Terpanggil Tetapi Sedikit Yang Terpilih"

Kemudian acara pesta jubileum 75 Tahun HKBP Lubuk Pakam Resort, Lubuk Pakam dilanjutkan dengana cara lelang, pemberian cinderamata kepada semua seluruh Pendeta yang bertugas dan cinderamata kepada yang pernah bertugas di Gereja HKBP Lubuk Pakam, seluruh sintua yang pernah bertugas dan sedang bertugas di gereja serta kepada panitia pelaksana. Selama pesta berlangsung situasi aman dan kondusif.(LG)