Berita  

Hasil Rapimnas ISKA Palembang Agar Tetap Menjaga Soliditas dan Komitmen Serta Konsisten Melaksanakan Berbagai Program

Hasil Rapimnas ISKA Palembang Agar Tetap Menjaga Soliditas dan Komitmen Serta Konsisten Melaksanakan Berbagai Program

PALEMBANG, mediasumatera.id – Rapat Pimpinan Nasional Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (RAPIMNAS ISKA) ditutup secara resmi oleh Luky Yusgiantoro Ketua Presidium Pusat ISKA di RR Giri Nugraha Km7 Palembang pada Minggu, (24/11/2024). Pada kesempatan ini Presidium Pusat ISKA diwakili oleh Arie Sulistiono Sekretaris Jenderal PP ISKA menyampaikan beberapa program dan capaian yang telah dilaksanakan selama 2 (dua) tahun periode berjalan. Pada sambutan penutupnya beliau menyampaikan agar seluruh jajaran baik DPP, DPD maupun DPC ISKA Se-Indonesia tetap menjaga soliditas dan terus komitmen dan konsisten melaksanakan berbagai program yang telah diamanahkan oleh anggota melalui MUNAS ISKA.

Hasil Rapimnas ISKA Palembang Agar Tetap Menjaga Soliditas dan Komitmen Serta Konsisten Melaksanakan Berbagai Program

Arie Sulistiono mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas masukan-masukan baik sebagai usulan program kerja maupun rekomendasi kebijakan publik bagi Pemerintahan yang baru. Sangat banyak masukan-masukan yang konstruktif dan strategis baik dari nara sumber seperti Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Uskup Agung Palembang, Prof. Purnomo Yusgiantoro Penasehat Presiden Bidang Energi, Mulyawan Margadana selaku mantan Ketua Presidium Pusat ISKA.

 

“ Pada prinsipnya kader-kader ISKA harus berada di mana-mana dan menjadi terang dan garam dunia di lingkungannya. Pilihan poilitik yang berbeda adalah sebuah kewajaran belaka yang terpenting adalah kader-kader ISKA harus memberikan konstribusi yang positif dan baik termasuk bagi Pemerintahan yang baru” kata Arie.

Hasil Rapimnas ISKA Palembang Agar Tetap Menjaga Soliditas dan Komitmen Serta Konsisten Melaksanakan Berbagai Program

R. Wahyu Handoko Wakil Sekretaris Jenderal PP ISKA yang menjadi Ketua Tim Perumus RAPIMNAS ISKA mengatakan bahwa rumusan akan disusun lebih lanjut dan harus mampu menjawab kebutuhan bangsa akan kepemimpinan Negarawan serta meminta pemerintah untuk benar-benar memperhatikan penciptaan lapangan kerja, persoalan Pendidikan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. ISKA mengusulkan penundaan penerapan kenaikan PPN Barang dan Jasa dari 11 % menjadi 12 % karena akan berefek pada keberlanjutan usaha dan penurunan kapasitan financial usaha. Disamping akan memicu kenaikan harga bahan baku dan barang modal yang akan berakibat juga penetapan harga jual dan berpengaruh pada kemampuan daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Kunjungi Desa Bukit Tinggi : Paslon No 4 Dengarkan Banyak Keluhan

 

Sejumlah isu yang dibicarakan seperti masalah politik / demokratisasi, ekonomi kerakyatan, pertambangan dan energi, kepedulian terhadap lingkungan hidup dan keberagaman (toleransi beragama), kenaikan pajak menjadi bagian dari dinamika tersendiri di RAPIMNAS ini namun tetap terselenggara dengan penuh keceriaan dan semangat persaudaraan.(darisawalistyo)