Renungan hari ini: Yesus Membuka Pikiran Para rasul-Nya

Renungan hari ini: Yesus Membuka Pikiran Para rasul-Nya
Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, BHK

mediasumatera.id – Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Apakah pikiran Anda saat ini tertutup oleh kekalutan dan ketakutan karena sakit, atau masalah, atau kekecewaan, atau frustrasi?

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 24: 35 – 48, yakni Yesus menampakkan diri kepada semua murid. Para saudaraku,
sesudah dua murid kembali dari Emaus, Yesus hadir di tengah para rasul. Namun bukan sukacita yang muncul, melainkan ketakutan. Harapan yang hancur di kayu salib membuat mereka sulit mengenali-Nya. Yesus tidak menegur, melainkan menyapa dengan lembut: “Damai sejahtera bagi kamu.” Damai lebih dulu, sebab HATI yang kalut tak mampu melihat kebenaran. Lalu Ia membuka pikiran mereka dengan tiga cara: Pertama Bukti fisik. Ia menunjukkan tangan dan kaki-Nya, bahkan makan ikan goreng. Iman Kristiani berdiri di atas realitas, bukan ilusi. Kedua Kitab Suci. Ia menjelaskan Kitab Taurat Musa, Kitab Nabi-nabi, dan Kitab Mazmur, yang menegaskan tentang penderitaan dan kebangkitan Mesias adalah rencana Allah. Ketiga Membuka pikiran. Ia memberi pengertian rohani, bukan sekadar informasi, melainkan mengubah cara pandang mereka. Setelah HATI dipulihkan dan PIKIRAN terbuka, barulah mereka diutus: “Kamulah SAKSI dari semuanya ini.”

Bagaimana dengan kita?

Hari ini kita pun sering dilanda kekalutan dan ketakutan, karena situasi kesehatan, ekonomi, rumah tangga, pekerjaan. Dalam kabut itu, kita sulit mengenali Tuhan. Namun Yesus tetap hadir, menyapa dengan DAMAI, membuka PIKIRAN kita lewat doa, ibadat, ekaristi, dan Firman-Nya. Dan setelah kita diselamatkan, kita dipanggil menjadi SAKSI kebangkitan-Nya, membawa DAMAI dan PENGHARAPAN bagi sesama.

Pesan Untuk Kita

Para saudaraku, Yesus membentuk iman para murid – Nya dan kita, bukan dengan jalan instan, melainkan melalui proses yang kokoh: bukti nyata, Firman, dan pengertian rohani. Maka jangan gentar bila HATI masih kalut dan takut. Izinkan Dia masuk, menyapa dengan damai, dan membuka pikiran kita. Sebab hanya mereka yang pernah bangkit dari kekalutan dan ketakutanlah yang mampu BERSAKSI dengan penuh keyakinan: Kristus hidup, dan damai-Nya nyata di tengah kita.

Baca Juga :  Renungan hari ini: Jaga Mata, Pikiran, Hati Dan Tangan

Pertanyaan refleksi

1. Dalam situasi kalut dan penuh ketakutan, apakah saya memberi ruang bagi Yesus untuk menyapa dengan damai-Nya, atau justru membiarkan rasa takut menguasai HATI?
2. Bagaimana saya membiarkan Firman Tuhan membuka pikiran saya, sehingga bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi sungguh mengubah cara pandang hidup saya?
3. Setelah mengalami pemulihan dari Yesus, apakah saya siap menjadi SAKSI kebangkitan-Nya, membawa damai dan pengharapan bagi orang lain di tengah pergumulan mereka?

Selamat berefleksi🙏🙏

Doa Singkat

Tuhan Yesus yang bangkit, di tengah kekalutan dan ketakutan kami, Engkau hadir membawa DAMAI.
Bukalah PIKIRAN kami dengan bukti kasih-Mu, terang Firman-Mu,
dan pengertian rohani yang mengubah cara pandang kami. Dalam doa, ibadat, ekaristi, dan sabda-Mu. Ajarilah kami mengenali kehadiran-Mu yang setia. Pulihkan HATI kami, teguhkan IMAN kami, dan utuslah kami menjadi saksi kebangkitan-Mu,
membawa damai dan pengharapan bagi sesama. Amin.