PALEMBANG, mediasumatera.id — Suasana penuh khidmat dan sukacita mewarnai Aula Pastoran Paroki Santo Yoseph, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, pada Selasa (13/10/2026). Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 01/KPTS/OKKSS/PNT.NTL/X/2026, Romo Simon Margono selaku Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Presidium Oikumene Katolik Kristen Sumatera Selatan (OKKSS) secara resmi melantik jajaran Panitia Natal Oikumene, TNI, Polri, dan ASN Sumsel Tahun 2026.
Kegiatan pelantikan yang berlangsung hangat dan sarat semangat kekeluargaan lintas denominasi ini dibuka dengan ibadah serta doa pengutusan yang dipimpin oleh Ps. Jefry Hutabarat.

Acara ini turut dihadiri oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik dan Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Selatan, serta jajaran perwakilan berbagai lembaga gereja dan denominasi di Sumsel. Di antaranya hadir perwakilan dari Gereja Katolik, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sumsel, PGPI, PGLIIW, GGBI, GMAHK, Gereja Bala Keselamatan, Gereja Ortodoks, hingga PGTI.
Susunan Inti Kepengurusan
Adapun jajaran pengurus inti Panitia Natal Oikumene, TNI, Polri, dan ASN Sumsel 2026 yang dilantik meliputi:
• Ketua: Ps. Dr. (C) Johanes Taruna
• Sekretaris Umum: Ev. Daud Subiantoro, S.Th.
• Bendahara Umum: Toto Arafah
• Ketua I: Regina Ariyanti, ST.
• Ketua II: Pdt. Yakobus, S.Th.
• Ketua III: Derlina Purba
Struktur kepengurusan ini didukung oleh berbagai bidang pelayanan yang siap bersinergi demi menyukseskan perayaan Natal Oikumene mendatang.
Panggilan Pelayanan: Didasari Talenta dan Kerendahan Hati
Dalam amanatnya, Plt. Ketua Presidium OKKSS, Romo Simon Margono , menegaskan bahwa para pengurus yang terpilih dipanggil berdasarkan keahlian, komitmen, serta kerinduan hati untuk melayani. Ia berpesan agar seluruh jajaran menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan kerendahan hati.

“Jaga kesatuan tubuh Kristus melampaui segala perbedaan denominasi gereja. Jadikanlah pelayanan ini sebagai sarana untuk menyaksikan kasih dan damai sejahtera Allah bagi dunia,” pangkas Romo Simon di hadapan para pengurus.
Ia juga mendoakan agar Tuhan Yesus senantiasa menuntun, memberi hikmat, serta memberkati setiap langkah dan persiapan panitia.
Senada dengan hal tersebut, Ps. Jefry Hutabarat menguraikan bahwa tugas kepanitiaan ini bukan sekadar menjalankan roda organisasi, melainkan sebuah persembahan yang kudus kepada Kristus.
“Hendaklah saling mengasihi dalam kasih persaudaraan sebagaimana Kristus mengasihi kita. Kerjakanlah bagianmu dengan setia, sebab jerih payahmu di dalam Tuhan tidak pernah sia-sia,” ujar Ps. Jefry meneguhkan.
Menjadikan Perbedaan sebagai Kekayaan Iman
Dalam perhelatan ini, disuarakan pula pesan mendalam bahwa agenda Natal Oikumene merupakan wadah kesaksian nyata di tengah keanekaragaman tradisi gereja. Perbedaan denominasi hendaknya tidak dipandang sebagai pemisah, melainkan sebagai kekayaan serta kekuatan rohani untuk bersama-sama melayani umat dan masyarakat secara luas.
Aksi nyata dan kesatuan dalam pelayanan dinilai jauh lebih berdampak ketimbang sekadar tuturan verbal. Kehadiran panitia diharapkan mampu memancarkan terang kasih Kristus yang nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.

Tradisi Bergilir dan Semangat Gotong Royong
Perayaan Natal Oikumene, TNI, Polri, dan ASN Sumsel merupakan agenda tahunan di bawah naungan OKKSS yang diselenggarakan secara bergiliran. Tradisi ini terbukti ampuh mempererat silaturahmi serta sinergi antarlembaga keagamaan, gereja, dan instansi pemerintahan di Wilayah Sumatera Selatan.
Meski menyadari berbagai tantangan persiapan seperti koordinasi lintas sektoral dan penggalangan dana panitia meyakini bahwa dengan kerja sama yang tulus, berlandaskan kebersamaan dan doa, segala keterbatasan akan dimampukan.
Menutup rangkaian kegiatan, pimpinan panitia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk saling bahu-membahu menyukseskan perayaan Natal Oikumene 2026 demi kemuliaan nama Tuhan dan menjadi berkat nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan.(daris)







