RSMH Palembang Rawat 17 Pasien Covid-19, di Rumah Sehat Jakabaring Bertambah Jadi 5 Orang

RSMH Palembang Rawat 17 Pasien Covid-19, di Rumah Sehat Jakabaring Bertambah Jadi 5 Orang

Media Sumatera, Online. Palembang – Seiring tren bertambahnya kembali kasus covid-19, Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) di Jalan Jenderal Sudirman Km 3 Palembang Provinsi Sumatera Selatan kini sedang merawat 17 pasien sejak 5 Februari 2022 kemarin.

“Dari total 33 tempat tidur bed covid, sudah terisi 17 orang yang sedang dirawat covid-19 dengan gejala covid per kemarin,” ungkap Humas RSMH Palembang, Akhmad Suhaimi SSos MSi kepada Sripoku.com, Minggu (6/2/2022).

Ketika ditanya bagaimana kesiapan RSMH Palembang jika nantinya terus terjadi peningkatan hunian pasien covid 19, menurutnya tentu akan dilakukan penambahan ruangan.

“Kalau perkembangan terus meningkat akan ada penambahan ruangan,” kata Suhaimi.

Sementara Penanggung Jawab Rumah Sehat Wisma Atlet Jakabaring Palembang, dr Trisnawarman sekaligus Sekretaris Dinkes Sumsel mengatakan per tanggal 5 Februari 2022 kemarin sebanyak 5 orang.

“Untuk di rumah sehat Jakabaring itu baru lima pasien per kemarin dari 100 tempat tidur yang kita siapkan. Hari ini belum ada lagi yang masuk,” kata dr Trisna.

dr Trisnawarman yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh menjelaskan pemakaian tempat tidur alias BOR (Bad Occupancy Rate) dengan ketersediaan kamar.

“Sementara kan ada 300, kita siapkan dulu 100. Kalau seandainya membeludak, kita naikkan menjadi 300 persiapannya. Kita sudah siap 300,” jelas dokter asli orang Palembang, kelahiran 9 September 1966.

dr Trisna yang juga merupakan Wakil Ketua III IDI Provinsi Sumsel dan Wakil Ketua PDKI (Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia) Cabang Sumsel mengatakan pasien yang diisolasi ini rata-rata pelaku perjalanan.

“Itu rata-rata pelaku perjalanan yang minta isolasi. Dari Medan, Cilacap, orang Palembang pulang kerja dari Jakarta terkena ini. Terjaring pada pemeriksaan di Bandara Internasional SMB II Palembang,” katanya.

Baca Juga :  Peta Perpolitikan Jelang Pemilu 2024 Mulai Memanas

Penerima penghargaan sebagai Dokter Teladan Tingkat Nasional Tahun 2005 yang diberikan secara langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan setelah dilakukan tes PCR yang bersangkutan diisolasi di rumah sehat.

“Dia dinyatakan positif. Karena swab antigennya positif, diminta dia melakukan tes PCR. Ada juga yang mandiri, satu orang asal Palembang minta diisolasi karena takut tertularkan ke keluarganya,” katanya.

dr Trisna yang juga Wakil Ketua III IDI Provinsi Sumsel dan Wakil Ketua PDKI (Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia) Cabang Sumsel mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan, pakai masker dan jaga jarak.

Kemudian seperti diketahui sekarang lagi musim demam, batuk, pilek ini agar mesti hati-hati kalau sudah terkena sebaiknya istirahat, tidak keluar rumah.

“Karena kalau dia kontak ke orang lain akan menularkan. Dari pilek batuk, kondisi lemah, kena covid akhirnya dia. Kita himbau agar yang batuk pileg dan demam agar jangan keluar dulu. Mantaplah di. Rumah, dari pada menular ke orang lain. Kita ini kan lagi musim pancaroba, musim dingin,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel membuka kembali Rumah Sehat COVID-19 yang berada di Wisma Atlet Jakabaring.

Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19.

Kepala Dinas Provinsi Sumatera Selatan, Dra Lesty Nurainy Apt MKes mengatakan apabila kamar di Rumah Sekat Jakabaring masih kurang, masih ada juga tempat isolasi mandiri yang berada di Asrama Haji Palembang.

“Ada 200 lebih kamar di Asrama Haji. Jadi kalau secara keseluruhan dengan Rumah Sehat yang berada di Jakabaring lebih dari 500 kamar,” ujarnya.

Lesty mengatakan, secara keseluruhan tempat tersebut telah siap jika ke depan kasus Covid-19 semakin meningkat.

Baca Juga :  BNNK Surabaya Gelar Jambore Millenian Anti Narkoba Di Pasar Turi Baru Surabaya

“Kita juga harapkan untuk kabupaten/kota lainnya yang berada di Sumsel agar juga menyiapkan tempat isolasi secara terpusat,” katanya.

Perlu diketahui, warga yang terpapar Covid-19 di beberapa kabupaten kota di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dalam beberapa hari belakangan kembali meningkat.

Hal tersebut seiring dengan peningkatan kasus covid-19 secara nasional yang semakin meningkat sejak akhir Januari lalu.