Minggu, 14 Juli 2024

Setoran Omset Menunggak, Jurtul dan Korlap Diduga “Dikorbankan”

Setoran Omset Menunggak, Jurtul dan Korlap Diduga "Dikorbankan"

Deli Serdang, mediasumatera.id – Meski mendapat komisi persenan dari omset, namun masih ada juru tulis (jurtul) dan kordinator lapangan (korlap) judi togel merk “TK” setorannya menunggak. Jika hal itu terjadi, maka jurtul dan korlap bersiap-siap menanggung resikonya

Informasi diperoleh pada Selasa (4/6/2024), omset dari jurtul judi togel merk “TK” selalu dikutip oleh korlap, lalu korlap menyetorkan omset diduga ke Oppung BoS togel merk “TK”. Biasanya penghitungan dua kali dalam sepekan setiap hari selasa dan jumat. Jika dalam hitungan bandar atau bos yang menang maka korlap menyetorkan uangnya. Tapi kalau bandar atau bos yang minus atau kalan maka kekurangan uang disetorkan bandar atau bos melalui korlap

Jurtul yang setorannya menunggak maka itu tugas dari korlap untuk menagihnya dan diberi waktu kepada jurtul agar membayarnya. Begitu juga dengan korlap jika setoran yang dikutip dari jurtul berkurang atau menunggak maka dikasih tempo untuk membayarnya.

Jika dalam batas waktu yang ditentukan jurtul dan korlap yang menunggak setorannya tak melunasinya, maka Oppung BoS togel “TK” diduga menugaskan “kaki tangan” nya diduga oknum TNI AD untuk mengecek kelapangan terkait tunggakan omset itu.

Oknum TNI AD yang diduga ditugaskan Oppung BoS togel “TK” itu dengan sigap melaksanakan tugas yang diembannya. Ketika ketahuan jika omset judi togel menunggak karena adanya konspirasi antara jurtul dan korlap atau korlap yang belum menyetorkan omset padahal jurtul sudah menyetorkannya, maka jurtul dan korlap itu bersiap-siap dipecat.

Bahkan bisa saja bukan hanya dipecat, tapi diduga “dikorbankan” untuk ditangkapkan ke Polisi. Sebagai pengganti korlap dilapangan diduga oknum TNI AD sehingga jurtul ketakutan jika omset penjualan judi togel “TK” menunggak. Dibalik ketakutan jurtul itu berdampak rasa aman untuk terus mencari omset judi togel tanpa ada berani yang menangkapnya karena diduga dibeking oknum TNI AD. Nyamannya jurtul, korlap menjalankan bisnis judi togel mengakibatkan jurtul judi togel merk “TK” berserak di sejumlah Kecamatan diwilayah Kabupaten Deli Serdang.

Baca Juga :  Tim Opsnal Percut Sei Tuan Amankan Pelaku Curanmor

Di Kecamatan Pantai Labu jurtul togel merk TK “berserak” di Desa Denai Lama, Denai Kuala, Desa Durian, Desa Ramunia I. Di Kecamatan Beringin seperti di Desa Sidoarjo II Ramunia, Desa Serdang, Desa Sidourip, Desa Sidodadi Ramunia, Desa Araskabu. Di Kecamatan Pagar Merbau di Desa Sukamandi Hilir, Sukamandi Hulu, Desa Jati Baru. Di Kecamatan Lubuk Pakam hampir menyeluruh jurtulnya “berserak” di setiap Desa atau Kelurahan. Seluruh omset penjualan judi togel itu diduga disetor ke Oppung BoS di Kecamatan Lubuk Pakam

Para jurtul ini dengan terbuka menjajakan judi buai mimpi itu tanpa pernah takut ditangkap polisi karena diduga dibekingi oknum TNI AD. Begitu juga dengan ES (35) warga Lubuk Tampu Desa Sidoarjo II Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, sudah bertahun diduga korlap merangkap jurtul yang omsetnya disetor diduga ke Oppung BoS

Tak ditangkap-tangkapnya ES dan sulitnya memberantas judi togel merk “TK” membuat ES “besar kepala” dan sepele terhadap orang lain dengan mengatakan Wartawan Unit Polresta Deli Serdang tai, dicampakkan ke parit dan sering mengganggu wanita yang masih bersuami hingga membuat wanita paruh baya itu trauma.

Menanggapi judi togel merk “TK” dan ES yang belum ditangkap itu, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Risqi Akbar. SlK. MH, ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan masih mendalami penyelidikan. (LG)