Media Sumatera, Online. Palembang – Uskup Agung Keuskupan Agung Palembang Mgr Yohanes Harun Yuwono mengajak seluruh umat kristiani memulihkan kehidupan dan lingkungan pada Paskah .
Tri Hari Suci Paskah Kamis Putih ( 14/4/2022) Jumat Agung ( 15/4/2022) dan Paskah ( 17/4/2022).
Bangkit menyelamatkan bumi. Bumi adalah “ibu pertiwi dan rumah kita bersama”.
Kebersihan lingkungan, kecukupan pangan, dan solidaritas antarmanusia menjadi bahan permenungan selama lebih dari 40 hari masa puasa kristiani, dalam mengenang sengsara dan kebangkitan Yesus Kristus. Beberapa Paroki Gereja-gereja di Palembang mempersiapkan perayaan ibadah dengan berkoordinasi aparat TNI dan Polri agar dalam pelaksanaan ibadat dapat khusuk , tertib dan aman lancar.
Untuk Gereja Hati Kudus Jln Kol Atmo Kamis Putih (14/4/2022) 1 Misa 1 pukul 17.00 2 pukul 19.30 . Perayaan Jumat Agung ibadat 1 pkl 13.00 2 pkl 15.00 dan Sabtu Suci Vigili pkl 17.00 misa 2 pkl 19.30.
Untuk Gereja Paroki Santo Yoseph depan RS Charitas Jln Jendral Sudirman Kamis Putih Misa 1 pkl 17.30 misa 2 pkl 20.00 Ibadat Jumat Agung 15.00 2 pkl. 17.30 Sabtu Suci Vigili 1 pkl 17.00 misa 2 pkl. 20.00 Minggu (17/4/2022) pkl selain itu jadwal Tri Hari Suci Paskah di gereja lainnya di Palembang seperti St Paulus Plaju, St Stefanus Talangbetutu, Maria ratu Rosario Seberang Ulu, St Petrus Kenten dan Katedral St Maria perayaan Paskah waktunya tidak jauh berbeda.
Umat Kristiani di Palembang maupun Sumsel menyambut Paskah dengan lega karena peribadatan bisa berlangsung di gereja meski dalam pembatasan untuk antisipasi Covid-19 dan peningkatan pengamanan di mana Pandemi Covid-19 (Coronavirus disease 2019) akibat virus korona jenis baru (SARS-CoV-2) belum mereda meski ada tren penurunan. Situasi itu mendorong aparatur negara melonggarkan kebijakan pembatasan sosial dan pengetatan mobilitas publik.
Dalam merayakan Paskah tahun 2022 ini, Mgr Yohanes Harun Yuwono Uskup Keuskupan Agung Palembang mengajak Umat Allah sekalian bersama keluarga Anda masing-masing untuk bersama Kristus kita bangkit menyelamatkan bumi. Bumi adalah “ibu pertiwi dan rumah kita bersama” .
Menyelamatkan bumi bukan hanya berarti menyelamatkan diri kita sendiri melainkan juga menyelamatkan kehidupan umat manusia, kita dan anak cucu kita.Umat Katolik Diajak Menjaga Lingkungan dan Merawat Sesama. Memulihkan kehidupan bumi, sehat manusia, sejahtera merupakan tema umum aksi puasa pembangunan 2022 bagi umat kristiani.
Dengan ini, umat Katolik diajak merawat lingkungan dan manusia di sekitarnya. Barangkali sikap mental manusia kepada alam harus berubah untuk menumbuhkan gerak bersama penyelamatan bumi dan lingkungan hidup.
Perubahan sikap mental berikut semogalah dapat memberikan kesadaran kepada kita akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
Menghormati alam sebagai “ibu”. ,Menghormati alam sebagai “saudara/saudari yang lebih tua, Menghormati alam sebagai “sahabat dan Menghormati alam sebagai “sabda ekologis Allah
Menghormati alam dan kebersihan lingkungan memiliki gagasan dasar, yakni bersih itu indah.
Semua umat Kristiani mesti menyadari perilaku buruk membuang sampah sembarangan, dan penggunaan zat-zat kimia dalam usaha pertanian menyebabkan polusi dan pencemaran yang menyebabkan kematian dini. Orang beriman harus mampu mengembangkan tata kelola sampah dan daur ulang organik demi mencegah polusi dan pencemaran lingkungan, yakni tanah, air, dan udara. Semoga ibu pertiwi menjadi “elok (berhias) bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya” (Why 21: 2).
Bumi dan langit yang baru yang terbebas dari air mata, perkabungan, ratap tangis, duka cita dan maut (bdk. Why 21: 1 – 4). Marilah bangkit memperbaiki yang telah rusak ini menjadi seperti ketika diciptakan oleh Allah, yakni “sungguh amat baik adanya” (Kej 1: 31). Mgr Yoh Harun Yuwono mengucapkan Selamat Paskah untuk umat Kristiani semuanya.







