Agama  

Judul renungan hari ini: Melebihi Bait Allah

Judul renungan hari ini: Melebihi Bait Allah

SEMANGAT PAGI, mediasumatera.id –Sudahkah anda mengawali hari baru ini dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan? Dan apakah anda sudah memberikan senyum, sapa dan salam kepada orang di dekat anda dan mereka yang dijumpai di hari ini dengan ramah, sopan dan santun? Jangan lupa untuk selalu bahagia. Dan semoga harimu indah serta menyenangkan.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Matius 12: 1 – 8, yakni tentang Murid-murid memetik gandum pada hari Sabat. Hal ini dilakukan oleh murid-murid Yesus saat mereka lapar. Dan peristiwa ini terjadi pada hari Sabat, sehingga mendapat reaksi dari orang-orang Farisi. Mereka berkata kepada Yesus: ” _lihatlah murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat_”. Tetapi, Yesus menjawab mereka, dengan mendasarkan pada kitab Taurat, yakni tentang apa yang dilakukan oleh Daud dan para pengikutnya lapar dan masuk ke dalam Bait Allah dan mereka semua makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, kecuali oleh Imam-imam. Atau para hari Sabat, para imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah? Lalu, Yesus membuka pikiran mereka dengan mengatakan: ” _bahwa Dia melebihi Bait Allah_”. Bahkan, Dia adalah Tuhan atas hari Sabat. Dengan mengatakan demikian, Yesus mau menegaskan bahwa jika Yesus yang adalah melebihi Bait Allah dan bahkan Tuhan atas hari Sabat, membolehkan para murid-Nya yang lapar memetik gandum pada Sabat, apalagi orang-orang Farisi. Mereka tidak memiliki hak untuk melarang orang untuk melakukan perbuatan baik, meskipun pada hari Sabat, hari yang menurut aturan dilarang. Bagi Yesus, belas kasihan terhadap manusia atau keselamatan manusia jauh lebih penting, daripada persembahan atau aturan hari Sabat, atau pun aturan-aturan yang lainnya. Bagaimana dengan kita? Semoga melalui Sabda Tuhan ini, dapat menginspirasi kita dalam menegakkan sebuah hukum atau aturan atau peraturan atau tata tertib. Bahwa hukum atau aturan atau peraturan atau tata tertib sangat penting demi keteraturan dalam hidup. Namun, nilai kemanusiaan jauh lebih penting daripada hukum atau aturan atau peraturan atau tata tertib. Sebab, hukum atau aturan atau peraturan atau tata tertib dibuat untuk manusia dan bukan manusia untuk hukum atau aturan atau peraturan atau tata tertib. Jadi, hendaknya hukum atau aturan atau peraturan atau tata tertib, ditegakkan berlandaskan pada hukum Kasih, yakni Kasih kepada Allah dan Kasih kepada sesama manusia. Dengan demikian, Hukum Kasih melebihi Bait Allah, melebihi hukum Sabat atau hukum Taurat. Amin 🙏🙏

Baca Juga :  Peserta Peace Train Indonesia tiba di gereja St Yoseph Palembang