Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Orang Yang Percaya

Tidak Ada Yang Mustahil Bagi Orang Yang Percaya

SEMANGAT PAGI, mediasumatera.id- para saudaraku ytk. Sudah para saudaraku mengawali harimu dengan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan? Ingat doa dan ucapan syukur adalah tanda orang yang beriman dan rendah hati.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Markus 9: 14 – 29, yakni Yesus mengusir roh dari seorang anak yang bisu. Sungguh sangat malang nasib anak itu, sebab sejak kecil ia kerasukan roh yang membisukan. Ayahnya anak itu telah meminta kepada para murid Yesus sekaligus rasul-Nya, untuk mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat. Persoalannya bukan karena para rasul Yesus tidak dapat mengusir roh itu, melainkan karena ayah dari anak yang kerasukan roh itu tidak percaya kepada para murid dan atau rasul Yesus itu. Padahal Para rasul Yesus sebelum diutus telah menerima kuasa Roh Kudus dari Yesus untuk menyembuhkan berbagai macam sakit dan penyakit serta untuk mengusir setan. Jadi, sikap tidak percaya dari ayah anak itu kepada para murid atau rasul Yesus itulah, yang menyebabkan roh itu tidak bisa diusir dari anaknya. Oleh karena itu, Yesus berkata kepada ayah dari anak itu: ” hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu?”. Lalu, Yesus menyuruh membawa anak itu. Kemudian ayah dari anak itu, meminta kepada Yesus: ” jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami’. Jawab Yesus, katamu, jika Engkau dapat? Sepertinya ayah dari anak itu juga kurang percaya kepada Yesus. Tetapi, Yesus menegaskan bahwa tidak ada yang mustahil bagi orang percaya. Jadi, kunci agar anaknya sembuh adalah percaya kepada Yesus sebagai Allah yang mampu mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Tanpa beriman dan percaya kepada Yesus, mustahil mukjizat dapat terjadi, termasuk mengusir roh yang membisukan tadi. Menyadari bahwa ayah dari anak itu kurang beriman dan percaya kepada Yesus, maka setelah Yesus berkata tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Segera ia berteriak, aku percaya! Tolonglah aku yang kurang percaya ini. Setelah ayah dari anak itu menyatakan iman dan kepercayaannya, barulah Yesus mengusir roh yang membisukan dari anaknya, dan anak itu sembuh. Dari peristiwa ini, ada beberapa pesan untuk kita. pertama: setiap saat roh jahat atau setan selalu dapat merasuki diri kita dengan berbagai ciri atau tanda, antara lain: kita mudah marah sampai makan gigi, cepat emosional, cepat tersinggung. Jika kita menyadari itu, maka datanglah kepada Yesus, agar kita disembuhkan -Nya. kedua: kunci, agar kita disembuhkan oleh Yesus, adalah beriman dan percaya sungguh kepada-Nya. Tanpa beriman dan percaya kepada-Nya, tidak mungkin kita disembuhkan. ketiga: beriman dan percaya saja tidak cukup, melainkan harus diwujudkan lewat tindakan, yakni doa atau ibadat atau kebaktian dan ekaristi, di mana Yesus sungguh-sungguh hadir melalui sabda -Nya dan juga tubuh serta darah-Nya yang kita dengar dan kita terima. Oleh karena itu, mari janganlah kita memberi ruang kepada roh jahat untuk merasuki diri kita, tetapi berilah ruang kepada Roh Kudus Tuhan untuk menguasai atau merajai hati dan pikiran kita, hidup dan diri kita. Ingat tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Semoga demikian 🙏🙏

Baca Juga :  Mengasihi Orang Berdosa