BERTINDAK SETIA

BERTINDAK SETIA

“RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”

Jumat, 06 Maret 2026

PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai, sukacita, dan pengharapan dari-Nya menyertai langkah hidup kita hari ini. Kita percaya: kita tidak pernah berjalan sendiri. Tuhan menyertai, menuntun, dan bekerja dalam setiap musim kehidupan kita. Bahkan ketika jalan terasa gelap, Tuhan sedang menyiapkan terang. Ketika kita lemah, Tuhan sedang menguatkan. Kita adalah orang-orang yang sangat dikasihi dan diingat oleh Tuhan.

Bagaimana kabar Saudara/i hari ini? Kiranya Saudara/i berada dalam kesehatan jasmani dan rohani, hati yang damai, serta sukacita yang melimpah. Renungan ini disampaikan oleh Amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th., sebagai penguatan iman bagi kita semua.

“Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang.  Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN.” (Hosea 2:19-20)

Seorang ibu bercerita bahwa ketika ia tahu suaminya selingkuh, awalnya ia sangat kecewa dan marah. Suaminya minta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang salah. Ibu itu terluka dan awalnya ia sulit memaafkan perbuatan suaminya. Tetapi, setelah mendengarkan nasehat dari orang-orang yang mengasihinya dan melihat kepada pertumbuhan anak-anak yang membutuhkan perhatian orangtua, akhirnya ibu itu belajar untuk memaafkan suaminya yang tidak setia itu. Ibu itu akhirnya dapat menerima suaminya dan memaafkannya, walaupun memerlukan waktu yang cukup lama. Hal ini mengakibatkan, keutuhan keluarganya dapat terjaga.

Di dalam kitab Hosea, kita menemukan kisah yang hampir sama dengan pengalaman ibu yang dikhianati tersebut. Ketika Gomer, istrinya, berkhianat, Hosea tetap menerimanya dengan baik. Hosea tetap mau bersatu kembali dengan Gomer isterinya yang tidak setia itu. Hosea berinisiatif memperbaharui hubungan suami-istri yang telah dirusak oleh pengkhianatan tersebut. Hosea tetap menunjukkan kasihnya kepada Gomer, isterinya yang telah berlaku tidak setia tersebut.

Baca Juga :  Seperti Induk Ayam Mengumpulkan Anak-anaknya Di Bawah Sayap

Hubungan Hosea dan Gomer ini memperlihatkan gambaran hubungan Tuhan dengan bangsa Israel. TUHAN digambarkan sebagai suami dan Israel sebagai istri. Pernikahan Hosea yang tragis menjadi pesan TUHAN yang disampaikan ke tengah-tengah bangsa Israel. Ketidaksetiaan istri Hosea dicatat sebagai gambaran ketidaksetiaan Israel kepada TUHAN. Bangsa Israel berlaku tidak setia, walaupun TUHAN tetap menunjukkan kasih-Nya kepada mereka.

Kasih Hosea terhadap Gomer memperlihatkan gambaran kasih TUHAN kepada kita. Kita sering sekali bertingkah sebagai Gomer yang berperilaku tidak baik dan tidak setia. Tetapi walaupun demikian, TUHAN tetap mengasihi kita. TUHAN tetap menerima kita di dalam kekurangan kita. TUHAN tetap mengasihi kita. Namun selanjutnya, ketika TUHAN tetap memperlihatkan kasih-Nya kepada kita, satu hal yang patut kita renungkan adalah apakah kita tetap mengasihi Dia? Melalui renungan ini, kita diajak untuk menjadi setia dan mengikut TUHAN sepanjang kehidupan kita.

Renungan:
Mari untuk tetap belajar menjadi pribadi yang setia dari TUHAN yang selalu bersikap setia kepada kita.

Lagu:
KJ No. 446:1,2
“Setialah”

Doa:
Ya Bapa yang Mahapengasih, kami bersyukur atas kasih-Mu kepada kami. Ajarlah kami supaya kami menjadi pribadi-pribadi yang setia. Bimbinglah kami agar hidup kami berkenan kepada-Mu. Terpujilah Engkau Bapa. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.

Amin.

(VIP)