mediasumatera.id – Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Apakah Anda termasuk orang yang mudah: marah, emosional, tersinggung, iri hati , cemburu, dendam, sulit memaafkan, suka: menggosip, menjelek-jelekkan orang lain…dstnya yang negatif? Jika iya, maka sadarilah bahwa Anda sedang memelihara setan, sehingga setan menguasai Anda.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 11: 14 – 23, yakni Yesus dan Beelzebul. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus membebaskan seorang pria bisu dari kuasa setan. Orang banyak takjub, tetapi sebagian menuduh Ia melakukannya dengan kuasa Beelzebul. Ironisnya, mereka yang menuduh justru sedang memelihara setan dalam HATI, bukan roh jahat yang menakutkan, melainkan sikap batin yang merusak. Dalam kehidupan sehari-hari, memelihara setan tampak lewat sikap:
– Curiga berlebihan terhadap niat baik orang lain.
– Sulit memaafkan, terus merawat luka lama.
– Mudah marah, emosinya meledak karena hal sepele.
– Suka memecah belah, tidak senang melihat orang rukun, akur,
– Cepat menghakimi, mudah menyalahkan tanpa memahami. Sikap-sikap ini membuat HATI kehilangan damai dan sukacita. Yesus datang bukan hanya untuk mengusir setan dari tubuh, tetapi juga dari HATI. Ia sanggup menyingkirkan curiga, amarah, dan kepahitan, namun Ia menunggu pintu HATI kita dibuka. HATI kita terlalu berharga untuk dijadikan sarang setan. Pilihlah untuk memaafkan, melepaskan dendam, dan memberi ruang bagi KASIH Kristus. Kerajaan Allah hadir ketika HATI dipenuhi DAMAI, sukacita, dan PENGAMPUNAN.
Pesan Untuk Kita:
Jangan biarkan setan betah di HATI kita. Usirlah ia dengan keputusan sederhana, namun radikal: lepaskan amarah, buang dendam, dan bukalah pintu bagi Yesus. Maka, kita akan mengalami kebebasan sejati, bebas untuk mengasihi, bebas untuk memaafkan, bebas untuk hidup dalam DAMAI. Jadikan HATI kita Bait Roh Kudus, jangan jadikan sebagai bait Beelzebul.
Pertanyaan refleksi
1. Apakah dalam keseharian saya sering curiga, mudah marah, atau sulit memaafkan orang lain?
2. Bagian mana dari HATI saya yang masih memberi ruang bagi dendam atau kepahitan untuk berkuasa?
3. Apa langkah konkret yang bisa saya ambil hari ini untuk membuka HATI bagi Yesus dan mengalami damai sejahtera-Nya?
Selamat berefleksi🙏🙏
Doa Singkat
Tuhan Yesus,
ampuni kami bila HATI ini sering dipenuhi curiga, amarah, dan dendam. Lepaskan kami dari sikap yang merusak damai, dan ajarilah kami untuk memaafkan, mengasihi, serta hidup dalam sukacita-Mu. Kami membuka HATI bagi-Mu, datanglah dan penuhi setiap ruang dengan KASIH dan DAMAI sejahtera.
Jadikan hidup kami bebas dari kuasa gelap,
agar kami dapat menjadi saksi kasih-Mu di mana pun kami berada. Amin.




