mediasumatera.id – Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Dalam kehidupan kita sehari-hari terkadang kita mengalami mukjizat -mukjizat kecil yang terkadang tidak kita pahami secara nalar. Itulah otoritas Tuhan banyak kali, akal manusia tidak bisa memahaminya. Yang tidak mungkin bagi manusia, tetapi bagi Tuhan semuanya mungkin. Pada hari ini Gereja Katolik sejagat merayakan Hari Raya Kabar Sukacita.
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 1: 26 – 38, yakni pemberitahuan tentang kelahiran Yesus. Para saudaraku, dari pengalaman kita, terkadang kita manusia selalu ingin mengerti sebelum percaya. Namun, karya Allah justru dimulai ketika akal kita berkata mustahil. Bacaan Injil hari ini, Hari Raya Kabar Sukacita menyingkap misteri itu. Maria, gadis sederhana dari Nazaret, menerima panggilan yang tak masuk akal: menjadi ibu Sang Anak Allah. Ia bertanya, “Bagaimana mungkin?” Tetapi jawaban malaikat Gabriel singkat dan tegas: “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Maria tidak diminta memahami segalanya, ia hanya diminta percaya. Dan dengan kerendahan HATI, ia berkata: “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataan-Mu itu. Inilah, yang biasa disebut sebagai Fiat Maria: jadilah… menjadi kunci yang membuka jalan bagi mukjizat terbesar: Allah hadir di dunia sebagai manusia.
Pesan Untuk Kita
Para saudaraku, ketika hidup membawa kita pada situasi yang melampaui nalar, jangan biarkan logika membatasi kuasa Tuhan. Belajarlah dari Maria, melalui: Fiat-nya: jadilah padaku….Karena iman sejati bukan bertumpu pada apa yang kita pahami, melainkan pada Siapa yang kita percayai. Semoga FIAT Maria, jadilah FIAT kita juga.
Pertanyaan refleksi
1. Dalam situasi hidup saya saat ini, adakah hal yang terasa mustahil menurut logika, tetapi mungkin justru menjadi ruang bagi Tuhan untuk berkarya?
2. Apakah saya lebih sering menuntut penjelasan sebelum percaya, atau berani berkata seperti Maria, lewat: “Fiat-nya: jadilah padaku menurut perkataan-Mu”?
3. Bagaimana saya bisa melatih HATI yang rendah dan taat, sehingga iman saya tidak bergantung pada apa yang saya pahami, melainkan pada Siapa yang saya percayai?
Selamat berefleksi🙏🙏
Doa Singkat
Tuhan yang Mahakuasa,
sering kali akal kami terbatas dan tidak mampu memahami rencana-Mu. Ajarlah kami meneladani Maria, yang dengan rendah HATI berkata lewat: Fiat nya: jadilah padaku menurut perkataan-Mu.
Berilah kami iman yang TAAT, HATI yang terbuka, dan KEBERANIAN untuk percaya, bahwa bagi-Mu tidak ada yang mustahil. Amin.




