Berdayakan Ibu-Ibu WKRI, UKMC Gelar Pendampingan Kreativitas Konten Media Sosial di Stasi Hilarius

Berdayakan Ibu-Ibu WKRI, UKMC Gelar Pendampingan Kreativitas Konten Media Sosial di Stasi Hilarius

PALEMBANG, mediasumatera.id – Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) menggelar kegiatan pendampingan digital bagi anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Santo Hilarius, Paroki St Yoseph Palembang di Jalan Soak Simpur, Palembang, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi desain konten dan strategi komunikasi organisasi di era digital.

Pendampingan yang disampaikan oleh Para Dosen UKMC yaitu Sri Andayani, S.Kom., M.Cs. (ketua pkm), Stefanus Setyo Wibagso, S.Kom., M.Kom. Andri Wijaya, S.Kom., M.T.I., Arif Aliyanto, S.Kom., M.Kom dan Abdul Rachmad Zahrial Amin, S.T., M.T. yaitu dalam penguatan media digital melalui kreativitas konten dan desain yang efektif dapat menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan sosial, memperkuat identitas digital organisasi serta meningkatkan partisipasi aktif anggota di era digital yang semakin kompetitif. Berharap permasalahan permasalahan yang saat ini dihadapi oleh ibu-ibu yaitu keterbatasan kompetensi kreativitas dan desain konten digital serta rendahnya pemahaman strategi komunikasi media sosial dapat teratasi.

Berdayakan Ibu-Ibu WKRI, UKMC Gelar Pendampingan Kreativitas Konten Media Sosial di Stasi Hilarius

Stefanus Setyo Wibagso salah satu dosen pendamping dari UKMC menekankan bahwa media sosial kini bukan sekadar alat promosi, melainkan ruang produktif untuk mengekspresikan identitas kolektif organisasi. Melalui pelatihan ini, ibu-ibu WKRI dibekali keterampilan storytelling dan teknik visual agar pesan misi organisasi dapat menjangkau audiens yang lebih luas tanpa hambatan geografis.

Pentingnya Literasi Digital bagi Organisasi Wanita
Berdasarkan fenomena saat ini, keberhasilan organisasi nirlaba sangat bergantung pada kemampuan membangun hubungan dengan audiens melalui konten yang estetis dan naratif. Namun, kendala utama yang sering dihadapi adalah keterbatasan literasi digital dan sumber daya teknis.

Berdayakan Ibu-Ibu WKRI, UKMC Gelar Pendampingan Kreativitas Konten Media Sosial di Stasi Hilarius
“Desain konten yang efektif bukan hanya soal estetika visual, tapi bagaimana pesan disusun secara strategis agar resonan dengan audiens,” ujar Wibagso perwakilan tim UKMC dalam sesi materi.
Kegiatan ini secara khusus menyasar dua permasalahan utama mitra, yakni:
1. Keterbatasan kompetensi dalam kreativitas dan desain konten digital.
2. Rendahnya pemahaman mengenai strategi komunikasi di media sosial.
Melalui pendekatan pendidikan yang sistematis, para anggota diajarkan untuk menjadi kreator konten yang aktif. Selain meningkatkan visibilitas organisasi di ruang publik digital, langkah ini diharapkan mampu memperkuat kohesi internal dan rasa solidaritas antaranggota.
Dengan penguatan media digital ini, WKRI Ranting Santo Hilarius diharapkan mampu membangun citra digital yang kuat dan menyebarkan program-program kerja mereka secara lebih efektif dan profesional di masa depan.(daris)

Baca Juga :  Polresta Deli Serdang Gelar Apel Pasukan Ops Patuh Toba 2022