Palembang, mediasumatera.id – Innalillahi wainnailaihi roji’un, kabar duka datang dari Mantan Bupati Musi Rawas dan Sekda Provinsi Sumsel, Radjab Semendawai, Rabu (1/11/2023).
Mantan Bupati Musi Rawas periode 1995-2000 ini meninggal dunia di RSPP Jakarta hari ini.
Kabar duka meningggalnya Radjab Semendawai viral di pesan berantai whatssap messenger.
Salah satu pengurus Forum Silatu Salama SS dan Alumni FH Unsri, Toni Panggarbesi membenarkan meninggalnya Radjab Semendawai.
Ia juga menyelipkan doa untuk almarhum.
“Innailahi wa inna ilaihi rojiun, izin saya atas nama pribadi dan Pengurus FORUM SILATU SALAMA SS dan Alumni FH Unsri mengaturkan turut berduka cita atas berpulangnya ke Pangkuan Sang Pencipta Mantan Sekda Provinsi Sum.Sel, Pukul 08.32 di RSPP Jakarta.
BAPAK DR.H.RADJAB SEMENDAWAI, SH
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu” ujar Toni Panggarbesi.
“Turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Bapak Dr. H. Rajab Semendawai, SH, MSi, MM, di RSPP Jakarta, pk 08.32 pagi ini.
Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah almarhum, mengampuni semua kekhilafan dan salahnya, dan menempatkan kedalam Syurga bersama hamba2Nya yang Taqwa” ujar pesan berantai lainnya.
Almarhum Radjab Semendawai dikabarkan bakal dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan.
pada Rabu (1/11/2023) mengatakan bahwa kepergian Radjab Semendawai bisa dikatakan mendadak.
“Bisa dibilang kepergian beliau ini mendadak, karena tidak sakit,” kata Momol.
Lebih lanjut, Momol mengatakan jika sang kakak yang merupakan mantan Bupati Musi Rawas Periode 1995-2000 ini telah lama mengidap penyakit.
“Tapi kalau keluhan selama ini ada, almarhum sudah lama ada riwayat penyakit jantung,” tambahnya.
Sementara itu, Momol mengatakan bahwa dirinya tidak begitu mengetahui secara pasti kronologi meninggalnya sang kakak.
“Karena saya di Palembang, sementara beliau di Jakarta, rumahnya di Bintaro,” lanjutnya.
“Tapi dapat kabar kalau dari rumah dibawa ke Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) pukul 08.00,” sambungnya.
Momol Radjab Semendawai juga mengatakan bahwa saat ini dirinya akan terbang ke Jakarta untuk mengikuti prosesi pemakaman yang rencananya akan dilakukan pada Kamis (2/11/2023).
“Karena saya di Palembang jadi belum dapat kabar pasti, tapi saya mau ke Jakarta, karena mau nunggu adik-adik yang lain yang masih ada di Amerika,” tambahnya.
Momol menyebutkan bahwa almarhum Radjab Semendawai rencananya akan dimakamkan pada Kamis (2/11/2023) di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
“Mohon doanya untuk kakak saya, beliau orang baik. Kemungkinan besok kita akan makamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan karena masih menunggu adik-adiknya biar kumpul untuk yang terakhir kalinya,” tegas Momol Radjab Semendawai.
Sosok Radjab Semendawai dikenal pernah menjabat sebagai Bupati Musi Rawas selama 5 tahun.
Dalam sebuah video YouTube yang diunggah lewat kanal Linggau Streaming Tv, Radjab Semendawai sempat bercerita mengenai sejarah kota Lubuklinggau.
Pada video tersebut, Radjab Semendawai diminta secara khusus untuk memberikan tanggapan mengenai kota Lubuklinggau.
“Saya mendapat kehormatan diminta secara khusus untuk memberikan komen dan tanggapan terhadap kota Lubuklinggau yang kita cintai,” ujar Radjab.
Bagi Radjab Semendawai, kota Lubuklinggau menjadi daerah yang sangat berkesan lantaran pernah mengabdikan diri di sana.
“Menurut saya tentu sangat berkesan bahkan menjadi kota yang bersejarah bagi saya, karena di kota Lubuklinggau khususnya di kabupaten Musi Rawas, saya pernah bertugas mengabdi sebagai kepala daerah selama satu periode,” tuturnya.
Selain itu, Radjab juga menjelaskan riwayat pendidikannya yakni SMP yang dijalani di Lubuklinggau dari tahun 1959-1962.
Terkait pernah menjabat sebagai Bupati Musi Rawas, Radjab Semendawai tidak menyangka dipercaya oleh Gubernur melalui DPRD Musi Rawas pada tahun 1995.
“Tentu saja ini menjadi hal yang tidak terbayangkan pada waktu kami masih mengikuti pendidikan sebagai siswa SMP di kota Lubuklinggau,” ujar Radjab.
Namun, Radjab telah meninggalkan kota yang berkesan baginya itu selama lebih kurang 22 tahun.
“Saya tetap mengikuti perkembangan dengan cermat kota Lubunglinggau yang sudah maju dengan pesat,” tuturnya pada tahun 2022 lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Radjab Semendawai juga mengungkap prestasi yang pernah diukir selama menjabat sebaagi kepala daerah.
Yakni pembangunan masjid Agung As Salam Lubuklinggau.
“Pada waktu saya bertugas itu sudah lebih kurang 40 persen diselesaikan di masa kepemimpinan saya, masjid agung itu harus selesai,” ujarnya.
“Dan Alhamdulillah berkat bantuan seluruh masyarakat dan ridho Allah tentunya, masjid agung itu bisa diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan Ramli Hasan Basri telah selesan 100 persen,” tambahnya.
Sekarang masjid agung kota Lubuklinggau ini menjadi suatu kebanggaan, pusat budaya, pusat agama dan bahkan pusat rekreasi bagi masyarakat di kota Lubuklinggau.
Terkait hal tersebut, Radjab mengakui kemajuan tersebut menjadi hal yang sangat membanggakan.
Kemudian, terkait pembangunan lain yang tak kalah membanggakan yang dilanjutkan dalam masa Wali Kota Lubuk Linggau Prana Putra Sohe.







