Berita  

Gelar Suksesi Kepemimpinan, PMKRI Palembang Teguhkan Komitmen Kerasulan Awam Melalui Seminar Stabilitas Ekonomi

Gelar Suksesi Kepemimpinan, PMKRI Palembang Teguhkan Komitmen Kerasulan Awam Melalui Seminar Stabilitas Ekonomi

PALEMBANG, mediasumatera.id – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Palembang “Santo Beda Yang Tekun” sukses menggelar upacara pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk Periode Bhakti 2026–2027. Kegiatan yang diawali dengan Seminar Ilmiah bertajuk ” Dinamika Harga dan Pendapatan: Tantangan Stabilitas Ekonomi Masyarakat Kontemporer ” ini dilaksanakan di Aula Serbaguna Paroki Santo Yoseph, Palembang, Sabtu (13/6/2026).
Momentum estafet kepemimpinan ini menjadi penanda kesiapan para kader muda Katolik di Palembang untuk terus menghidupkan misi Gereja dan Bangsa (Pro Ecclesia et Patria). Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan kader, alumni, perwakilan umat, serta tokoh pemerintahan setempat.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Henrico Rilo Wijaya K ., mengungkapkan bahwa seminar ekonomi sengaja dipilih sebagai pembuka rangkaian pelantikan untuk mengasah kepekaan sosial para kader terhadap penderitaan dan tantangan hidup masyarakat kecil (wong cilik).

Gelar Suksesi Kepemimpinan, PMKRI Palembang Teguhkan Komitmen Kerasulan Awam Melalui Seminar Stabilitas Ekonomi
“Sebagai bagian dari perwujudan Ajaran Sosial Gereja (ASG), kami ingin seminar ini menjadi ruang dialog yang komprehensif antara akademisi, pemerintah, dan kaum muda untuk membedah ketimpangan ekonomi masyarakat dan mencari jalan keluar yang berkeadilan,” tutur Henrico.
Soroti Kesejahteraan Umum dan Daya Beli Umat
Dalam sesi seminar ilmiah, PMKRI Palembang menghadirkan dua pakar yang mengupas tuntas realitas ekonomi kontemporer dari sudut pandang akademis dan praktis. Keduanya adalah Ahmad Syaifullah, S.E., M.Si. (Dosen Fakultas Ekonomi Pembangunan) dan Greggy Seidana (Ekonom Bank Indonesia).
Para narasumber menyoroti fenomena laju kenaikan harga kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak sebanding dengan pertumbuhan pendapatan masyarakat. Kesenjangan ini dinilai mengancam stabilitas ketahanan pangan dan kesejahteraan domestik keluarga, termasuk umat di wilayah Sumatera Selatan.

Gelar Suksesi Kepemimpinan, PMKRI Palembang Teguhkan Komitmen Kerasulan Awam Melalui Seminar Stabilitas Ekonomi
Diskusi interaktif ini menghasilkan satu kesimpulan moral: bahwa mewujudkan stabilitas ekonomi yang adil tidak hanya bertumpu pada kebijakan pengendalian harga pasar oleh pemerintah, melainkan harus dibarengi dengan pemberdayaan serta peningkatan produktivitas masyarakat secara berkelanjutan agar mereka dapat hidup secara bermartabat.
Pelantikan Pengurus Baru: Siap Diutus di Medan Juang
Seusai seminar, suasana khidmat menyelimuti Aula Paroki St. Yoseph saat memasuki prosesi pelantikan DPC PMKRI Palembang Periode 2026–2027. Prosesi sakral yang diawali dengan sidang kehormatan dan pengucapan sumpah jabatan tersebut menandai penyerahan mandat kepemimpinan dari Saudara Odorikus Irwan, S.E. (Ketua Presidium Periode 2025–2026) kepada Saudara Aloisius Egi Sanjaya (Ketua Presidium Periode 2026–2027).
Acara ini turut mendapat apresiasi tinggi dari jajaran Forkopimda Sumatera Selatan yang hadir, antara lain Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Sumsel, Kombes Pol. Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., M.M. , serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel, Ari Nasa.

Baca Juga :  Massa Aksi Sebut Keadilan Dijual! Pak Presiden, Kejaksaan, KPK, Kapolri, Usut Tuntas Mafia Peradilan PTUN!"

Gelar Suksesi Kepemimpinan, PMKRI Palembang Teguhkan Komitmen Kerasulan Awam Melalui Seminar Stabilitas Ekonomi
Dalam pidato perdananya, Ketua Presidium terpilih, Aloisius Egi Sanjaya, menegaskan komitmen PMKRI Palembang untuk tetap setia pada tiga benang merah organisasi: Kristianitas, Fraternitas, dan Intelektualitas. PMKRI di bawah kepengurusannya akan terus mengawal isu-isu sosial-ekonomi kemasyarakatan dengan nalar kritis dan panggilan iman.
Rangkaian acara bersejarah ini diakhiri dengan doa penutup bersama, memohon berkat Tuhan untuk kepengurusan yang baru, dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol persaudaraan yang erat.(daris)