Lab. ISC_ie Program Studi Teknik Industri UKMC Memberikan Seminar Generation Z Empowerment SMA Xaverius 1 Belitang

Lab. ISC_ie Program Studi Teknik Industri UKMC Memberikan Seminar Generation Z Empowerment SMA Xaverius 1 Belitang

OKU, mediasumatera.id – Komitment Laboratorium Innovation System Center (Lab. ISC_ie) Prodi Teknik Industri Fak. Sains dan Teknologi Universitas Katolik Musi Charitas diwujudkan secara konsisten dalam gerakan Pemberdayaan Generasi Z untuk selalu menghasilkan inovasi yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat di pelbagai daerah dengan mengangkat kearifan lokal. Salah satu wujud nyatanya adalah pada Sabtu, 18 Maret 2023 Lab. ISC_ie Prodi Teknik Industri UKMC memberikan Seminar Generation Z Empowerment: Creating a Character and Integrity Leader di Aula SMA Xaverius 1 Belitang. Peserta 150-an siswa-siswi dan para guru.

Lab. ISC_ie Program Studi Teknik Industri UKMC Memberikan Seminar Generation Z Empowerment SMA Xaverius 1 Belitang

Tim Lab. ISC_ie yang hadir sebagai narasumber dan ice breaker adalah Dr. Heri Setiawan, S.T., M.T., IPM., Dominikus Budiarto, S.T., M.T., IPM., Yohanes Dicka Pratama, S.T., M.T., IPP. dan para mahasiswa; Dustin Hermawan, Anastasia Aneswinda, Margaretha Fransiska, dan Maria Ardhiella. Sebelum acara dimulai Tim Lab.ISC_ie dan para guru SMA Xaverius 1 Belitang yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Bp. Yohanes Sabar membicarakan draft teknis kerjasama Musi Industrial Camp, yaitu camp pemberdayaan Gen. Z untuk lebih menjadi generasi yang berkualitas, berkarakter dan berintegritas siap menghadapi perubahan zaman dengan penuh optimis realistik, tidak optimis membabi buta atau malah pesimistis tanpa pengharapan. Serta penjajagan MoU lainnya yang dapat dikolaborasikan dan disinergikan di masa mendatang.

Dr. Heri Setiawan, S.T., M.T., IPM. dalam paparan materinya mengawali dengan movie time The World in 2050 and Generation Z. mengajak peserta menyadari bahwa era digital, disruption era, today is tomorrow telah berlangsung saat ini, keterampilan apa yang perlu dipersiapkan oleh siswa dan guru dalam membekali siswa. Peserta siswa-siswi yang ikut seminar termasuk Generasi Z di Indonesia pada 2010 saja jumlahnya sudah lebih dari 68 juta orang, dua kali lipat Generasi X (kelahiran 1965-1976). Dan kini ada sekitar 2,5 miliar orang Generasi Z di seluruh dunia. Jumlah yang besar tersebut harus bisa beradaptasi di era digital saat ini, jika tidak maka 2030 bonus demografi yang dialami Indonesia adalah bonus yang tidak berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan daya saing Indonesia.

Baca Juga :  Anggota Komisi V DPR RI H Eddy Santana Putra Kunker ke SMKN 2, SMKN 5 dan SMA 11 terkait  peninjauan Pembangunan Sekolah

Mengenali fakta unik dan karakteristik umum, kelebihan dan kekurangan Generasi Z serta implikasinya terhadap dunia pendidikan akan menghantarkan kita pada refleksi, “apa yang menjadi kendala guru dalam menghadapi Generasi Z?” dan “apa yang sudah dilakukan guru dalam menghadapi Generasi Z?”.

Kendala menghadapi Gen Z: tidak bisa lepas dari HP, tidak fokus karena sambil main HP, anti-sosial, tidak sopan, tahu banyak tapi sedikit (sok tahu), dekat secara fisik, tapi jauh secara emosi (tidak hangat, cuek), suka menyepelekan, impulsive (ngeyel, suka menjawab), dan kecepatan mengetahui informasi mengharuskan kita memiliki kata kunci “gurunya murid adalah guru” dan “gurunya guru adalah murid”. Oleh sebab itu kita akan seketika menjadi bodoh apabila kita berhenti belajar. Belajar cara berinteraksi dengan Gen Z.
Gen Z yang unggul adalah Gen Z yang memiliki pondasi listening, leadership & character dengan keluasan vision dalam membentuk input, mission, strategy, tactic, integrity, diagnostic, directives, decision, dan discussion. Gen Z memerlukan personal values sebelum leadership skill. Contoh saat masih menjadi siswa sudah mulai bisa melakukan proses kaderisasi menyiapkan warisan (legacy) good legacy (leverage) bukan bad legacy (problem) ke adik-adik kelas dan guru-guru baru. Mulai membangun valuable person dengan ciri memiliki values of life, antara lain: value is our life, service is our habit, integrity is our action, courage is our decision, passion is our soul, creativity is our thinking, grateful is our breath, vision is our dream, love is our language, learning is our journey, dan heaven is our purpose.

Menutup paparan materi seminar yang diikuti sangat antusias oleh peserta Dr. Heri Setiawan, S.T., M.T., IPM. Menyampaikan pesan Gen Z adalah agent of change generasi zaman now. Memiliki visi yang jernih dan kegigihan mencapai target (character & integrity leadership), bersikap kritis dan analitis, membangun hubungan yang kuat dengan membangun kepercayaan, penuh inovatif dengan metode thinking out of the box, ide-ide segar dan pemikiran-pemikiran kreatif dan sarat akan pengetahuan alias melek teknologi.

Baca Juga :  Diksarlin Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya Tahun Akdemik 2021/2022 Dikuti 3170 Peserta

Lab. ISC_ie Program Studi Teknik Industri UKMC Memberikan Seminar Generation Z Empowerment SMA Xaverius 1 Belitang
Karena faktanya kita hari ini adalah hasil dari pilihan keputusan kita di masa lalu. Kita di masa depan adalah hasil dari pilihan kita di masa kini, dan Kita memilih keputusan-keputusan dengan pikiran kita. Baik secara sadar maupun tidak sadar. Perhatikan pikiran kita, pikiran itu menjadi kata-kata. Perhatikan kata-kata kita, kata-kata itu akan menjadi tindakan. Perhatikan tindakan kita, tindakan itu akan menjadi kebiasaan. Perhatikan kebiasaan kita, kebiasaan itu akan menjadi karakter, dan Perhatikan karakter kita, karakter itu akan menjadi nasib kita. Di mana fokus energi mengalir, di mana energi mengalir di sana tumbuh. Selamat datang pribadi baru yang lebih sukses dan berlimpah.