Jumat, 21 Juni 2024

LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta

LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta

Palembang, mediasumatera.id – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) III yang tinggal satu bulan lagi akan diadakan pada akhir bulan Oktober (27 okt – 1 Nov 2023) di Jakarta membuat LP3KD (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah) Provinsi Sumatera Selatan terus memaksimalkan persiapan akhir untuk kontingen yang akan mengikuti ajang kegiatan tersebut. Di mana kali ini Kontingen Pesparani III Sumsel mengirimkan peserta secara full maksimal 300 peserta dan ofisial pendamping dengan mengikutsertakan mata lomba : Paduan Suara Anak (PSA), Paduan Suara Remaja Gregorian (PSRG), Paduan Suara OMK Campuran (PSOMKC), Paduan Suara Dewasa Wanita (PSDW), Paduan Suara Dewasa Pria Gregorian (PSDPG), Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), Menyanyi Mazmur Anak Menyanyi Mazmur Remaja, Menyanyi Mazmur OMK Menyanyi Mazmur Dewasa, Cerdas Cermat Rohani (CCR) Anak Cerdas Cermat Rohani (CCR) Remaja, dan Tutur Kitab Suci (TKS) Anak.

LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta
Pada Rabu – Kamis (27-28/9/2023) bertempat di lantai 3 gedung Xaverius Centrum Studioroom Jalan Bangau Palembang LP3KD Sumsel melaksanakan final akhir seleksi Cerdas Cermat Rohani (CCR) Anak Cerdas Cermat Rohani (CCR) Remaja, sedangkan peserta mata lomba lainnya telah terseleksi sehingga tinggal pembinaan, master class dan pelatihan sampai saatnya berlomba.

LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta

LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta Direncanakan sebelum berangkat lomba ke Jakarta untuk team paduan suara akan melaksanakan eksibisi konser, tanggal 15 Oktober 2023 direncanakan eksibisi di Aula gedung Universitas MDP dan 22 Oktober 2023 di Gereja Katedral Santa Maria Palembang. Adapun hasil final seleksi cerdas cermat rohani anak yang berangkat ke Jakarta adalah Laurensia Alena, Karsten Almaria Darmalim dan Vincentius Ronan Wardhana. Sedangkan hasil cerdas cermat rohani remaja Maria Cecilia Cahaya, Fransiskus Raafael dan Jonathan Cristian.

Baca Juga :  Shanghai Izinkan orangtua untuk Tinggal Bersama Anak-anak yang Terinfeksi COVID

LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta

Hendro Setiawan ketua LP3KD Sumsel mengungkapkan harapannya agar peserta dapat berlatih dengan disiplin sehingga nantinya akan menghasilkan prestasi yang dapat mengharumkan Provinsi Sumsel. Dikatakan lebih lanjut : “ Pesparani merupakan kesempatan untuk mengembangkan seni budaya, mendorong umat untuk berkreasi dan berekreasi lagu-lagu liturgi dalam rangka meningkatkan partisipasi umat dalam liturgi secara sadar, aktif, dan berbuah. aktivitas seni budaya dan kerohanian umat Katolik dalam bentuk pagelaran, lomba musik, serta nyanyian liturgi untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan terhadap ajaran agama. Ini juga merupakan salah satu wujud kekayaan multikulturalisme bangsa Indonesia, serta sebagai ajang membangun persaudaraan sejati.” Kata Hendro

LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta

Leo Sutrisno koordinator Pesparani Sumsel didampingi Aryo Mahir menjelaskan bahwa Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik yang diselenggarakan oleh LP3KD (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah) dengan mengangkat tema “Bersatu Mewujudkan Persaudaraan dalam Keberagaman”.

LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta Agar sama-sama menyukseskan agenda Pesparani III Tahun 2023 ini dengan sukacita dan kebersamaan, menjadi wadah konsolidasi umat Katolik untuk mewujudkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, dan moderasi beragama melalui seni dan budaya. Pelaksanaan Pesparani juga merupakan momentum strategis dalam meningkatkan kerukunan hidup umat beragama yang harmonis di Sumatera Selatan sebagai salah satu pilar kerukunan nasional.

LP3KD Sumsel Ikuti Semua Lomba Pesparani III Di Jakarta Sesuai tema Pesparani, yakni “Umat Katolik yang Bersekutu. Leo memberi pesan kepada orangtua dan pendamping agar sungguh-sungguh mendampingi anak-anak. “Titip untuk bapak dan ibu yang mendampingi agar sungguh anak-anak didampingi agar mereka menjadi generasi penentu, bukan hanya generasi penerus di Keuskupan Agung Palembang,” pesan Leo.