Kamis, 13 Juni 2024

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Dilantik Jadi Kajati Riau Hari Ini, Berikut Pesan Jaksa Agung

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Dilantik Jadi Kajati Riau Hari Ini, Berikut Pesan Jaksa Agung

Media Sumatera, Online – Kegiatan pelantikan, pengambilan sumpah dan serah terima jabatan Kajati Riau yang baru dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin, senin (22/8/2022).

– Mantan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung RI Supardi, resmi dilantik menjadi Kepala Kejati (Kajati) Riau hari ini, Senin (22/8/2022).

Supardi menggantikan posisi Jaja Subagja sebagai Kajati Riau, yang sudah menjabat 1,5 tahun.

Jaja Subagja sendiri, kini diamanahkan jabatan baru sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Pidana Bidang Militer (Jampidmil) Kejagung RI.

Kegiatan pelantikan, pengambilan sumpah dan serah terima jabatan Kajati Riau yang baru ini, dipimpin langsung Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Tak hanya Kajati Riau, sejumlah pejabat Kajati lainnya di Indonesia serta para Pejabat Eselon II yang mengemban jabatan baru, juga ikut dilantik dan diambil sumpahnya.

Dalam arahannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menaruh perhatian khusus terhadap penanganan perkara tindak pidana korupsi di daerah agar capaian kinerja tidak hanya didominasi oleh Kejagung.

Jaksa Agung yakin di daerah juga terdapat potensi perkara besar yang seharusnya dapat diungkap.

“Oleh karenanya saya tekankan kepada para Kepala Kejaksaan Tinggi yang baru saja dilantik untuk segera mengakselerasi dan mengerahkan seluruh satuan kerja di daerah hukumnya,”ujar Jaksa Agung.

“Dalam rangka meningkatkan pemberantasan tindak pidana korupsi, serta jangan jadikan keterbatasan sumber daya di wilayah hukum saudara sebagai alasan yang menghambat peningkatan kualitas penanganan perkara, melainkan jadikan keterbatasan itu sebagai tantangan,” imbuh Jaksa Agung.

Untuk itu, Jaksa Agung meminta seluruh satuan kerja baik Kejati maupun Kejari, dapat membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi untuk saling bertukar informasi, memaksimalkan penelusuran aset, dan mengoptimalkan pengembalian kerugian negara dari setiap perkara.

Baca Juga :  BPDPKS: Program Pengembangan SDM Tingkatkan Profesionalisme Pekebun

Jaksa Agung mengungkapkan bahwa korupsi di daerah juga tidak kalah masif dan banyak dengan berbagai modus yang sederhana, sehingga untuk mengungkapnya juga tidak terlalu sulit.

Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi para pimpinan Korps Adhyaksa di daerah untuk berdiam diri.

“Saya tegaskan kembali, penanganan korupsi di daerah jangan bikin gaduh, jangan ada kepentingan apapun kecuali kepentingan penegakan hukum,” ucap Jaksa Agung.

” Penegakan hukum yang tuntas dan berhasil ketika kita mampu mengembalikan keuangan negara secara maksimal dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” sambungnya.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Jaksa Agung mengucapkan selamat bekerja.

Jaksa Agung berharap mereka dapat menjalankan perintah yang diberikan dengan sebaik-baiknya, profesional dan berintegritas, sehingga dapat menjaga marwah kejaksaan di tengah masyarakat.

“Selanjutnya kepada para pejabat lama, atas nama korps dan pribadi, saya sampaikan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras saudara, serta dukungan kepada para istri yang telah mendampingi saudara sekalian dalam melaksanakan tugas,” tutup Jaksa Agung.