Renungan hari ini: Berjalan Bersama Yesus

Renungan hari ini: Berjalan Bersama Yesus

mediasumatera.id – Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Yesus selalu berjalan bersama kita. Namun, terkadang kitalah yang tidak berjalan bersama Yesus. Dan kita sering kali berjalan sendirian dengan meninggalkan Yesus.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Lukas 8: 1 – 3, yakni perempuan-perempuan yang melayani Yesus. Para saudaraku, Yesus tidak pernah meminta kita berjalan sendiri. Ia selalu hadir, menyusuri jalan berdebu, mendatangi yang tersisih, dan mengajak kita meninggalkan zona nyaman. Namun sering kali kita memilih berjalan sendiri, sibuk dengan rencana dan ambisi, seolah Tuhan hanya penonton. Lukas menampilkan rombongan yang beragam: murid-murid, perempuan yang dipulihkan, bahkan istri pejabat. Mereka berbeda latar, tetapi satu hal menyatukan: syukur atas pemulihan. Itulah bahan bakar langkah mereka. Berjalan bersama Yesus berarti mengingat pertolongan-Nya, melayani dengan apa yang kita miliki, dan membangun komunitas yang bersatu dalam KASIH, bukan kerajaan pribadi. Di dunia modern yang serba instan, kita mudah lupa bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari diri sendiri, melainkan dari Dia yang menyertai. Berjalan bersama Yesus berarti rela mengikuti jalan yang kadang terjal, memberi diri bagi sesama, dan menemukan kebahagiaan sejati dalam pelayanan.

Pesan Untuk Kita

Para saudaraku,
Yesus tidak pernah berhenti berjalan bersama kita. Yang sering berhenti adalah kita. Namun kabar baiknya: Ia selalu menunggu, dengan tangan terbuka. Hari ini, jangan lagi berjalan sendirian. Pilihlah berjalan bersama Yesus bukan hanya sesekali, tetapi setiap langkah. Bersama-Nya, lelah menjadi kekuatan, gelap menjadi terang, jatuh menjadi kesempatan untuk bangkit. Karena pertanyaan sesungguhnya bukanlah apakah Yesus menyertai kita. Pertanyaannya: apakah kita sungguh berjalan bersama Yesus? Dan ketika kita memilih itu, setiap langkah membawa kita lebih dekat kepada-Nya, lebih dekat kepada sesama, dan lebih dekat kepada tujuan kekal. Amin.

Pertanyaan Refleksi

1. Dalam hal apa saya masih lebih percaya pada kekuatan dan rencana pribadi daripada berjalan bersama Yesus?
2. Apakah saya sungguh mengingat pertolongan dan pemulihan yang pernah Tuhan berikan, atau saya cepat melupakannya ketika keadaan membaik?
3. Apa yang bisa saya persembahkan hari ini, waktu, tenaga, doa, atau perhatian untuk melayani Yesus dan sesama dalam komunitas iman?

, selamat berefleksi 🙏🙏

Doa Singkat

Tuhan Yesus,
sering kami sibuk mengejar rencana sendiri, hingga lupa bahwa Engkau selalu berjalan di samping kami. Pulihkan HATI kami agar tidak mengandalkan kekuatan sendiri,
tetapi bersandar pada KASIH dan kuasa-Mu.
Ajarlah kami untuk melayani dengan syukur, menjadi BERKAT bagi sesama,
dan setia berjalan bersama-Mu di setiap langkah HIDUP. Amin.