Renungan hari ini: Yang Selalu Datang Kepada Yesus Tidak Akan Dibuang-Nya

Renungan hari ini: Yang Selalu Datang Kepada Yesus Tidak Akan Dibuang-Nya

mediasumatera.id – Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Setiap orang yang mengaku sebagai murid dan pengikut Yesus, tidak cukup hanya dengan ucapan, melainkan harus diwujudkan lewat tindakan nyata, yakni dengan selalu datang kepada-Nya dalam doa, ibadat dan ekaristi. Juga lewat perbuatan baik yang konkret, sekalipun itu kecil. Pada hari ini Gereja Katolik sejagat memperingati pengenangangan arwah semua orang beriman.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 6: 37 – 40, yakni roti hidup. Para saudaraku, ada satu janji Yesus yang sangat meneguhkan: “Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.” Menariknya, Yesus tidak hanya berbicara tentang percaya, tetapi tentang datang. Datang adalah sebuah tindakan, sebuah keputusan yang terus diperbarui setiap hari. Kita tidak cukup hanya mengenal Yesus atau mengakui-Nya dalam pikiran; kita diajak untuk mendekat kepada-Nya, tinggal bersama-Nya, dan membangun relasi dengan-Nya. Dalam Injil hari ini, Yesus menegaskan bahwa siapa pun yang datang kepada-Nya tidak akan ditolak. Tidak ada dosa yang terlalu besar, kegagalan yang terlalu memalukan, atau kelemahan yang terlalu berat untuk membuat-Nya menutup pintu. Mengapa? Karena kehendak Bapa adalah agar tidak seorang pun yang dipercayakan kepada-Nya hilang, melainkan memperoleh HIDUP yang kekal. Namun justru di sinilah pergulatan manusia modern. Kita hidup dalam ritme yang serba cepat. Hari-hari dipenuhi pekerjaan, rapat, tugas, pesan yang tak henti masuk, dan berbagai tuntutan yang menyita perhatian. Kita selalu merasa sibuk, bahkan sering merasa tidak punya waktu untuk berhenti sejenak. Akibatnya, datang kepada Yesus sering menjadi hal yang ditunda. Kita berkata, “Nanti kalau pekerjaan selesai saya akan berdoa.” Padahal pekerjaan tidak pernah benar-benar selesai. Kita berkata, “Nanti kalau sudah lebih tenang.” Padahal ketenangan sejati justru lahir saat kita berada dekat dengan-Nya. Sedikit demi sedikit, kesibukan mengambil alih ruang HATI kita. Kita begitu sibuk mengurus hidup, tetapi lupa mendekat kepada Sumber Kehidupan itu sendiri.
Ketika hubungan dengan Tuhan mulai diabaikan, HATI perlahan menjadi kering. Kita bekerja lebih keras, tetapi tidak semakin damai. Kita memiliki lebih banyak aktivitas, tetapi tidak selalu memiliki lebih banyak makna. Tanpa sadar, HATI yang seharusnya berpaut pada Kristus mulai berpaut pada pekerjaan, pencapaian, kenyamanan, atau layar yang terus menyala. Karena itu, Injil hari ini mengajak kita kembali pada hal yang sederhana namun mendasar: datanglah kepada Yesus. Datang saat HATI penuh syukur, datang saat lelah, datang saat gagal, datang bahkan ketika doa terasa hambar. Jangan menunggu menjadi sempurna untuk datang kepada-Nya. Justru dengan datang, kita dipulihkan dan dikuatkan. Dan Yesus berjanji, siapa yang terus datang kepada-Nya tidak akan dibuang, melainkan dipelihara dan dituntun menuju HIDUP yang kekal.

Pesan Untuk Kita

Para saudaraku,
dunia menawarkan banyak alasan untuk menjauh, tetapi Yesus selalu memberi satu alasan untuk datang: kasih-Nya yang tidak pernah menolak siapa pun yang mencari-Nya. Maka di tengah kesibukan dan segala tuntutan hidup, sisihkanlah waktu untuk berhenti sejenak, membuka HATI, dan datang kepada-Nya. Sebab pada akhirnya, yang menyelamatkan hidup kita bukanlah banyaknya pekerjaan yang selesai, melainkan kedekatan kita dengan Kristus. Datanglah selalu kepada-Nya, karena di dalam hati Yesus, kita tidak pernah menjadi beban dan tidak akan pernah dibuang. Amin

Pertanyaan Refleksi

1. Apakah saya masih meluangkan waktu setiap hari untuk datang kepada Yesus?
2. Apa yang paling sering membuat saya menunda berdoa dan dekat dengan Tuhan?
3. Ketika lelah atau menghadapi masalah, kepada siapa saya terlebih dahulu datang: kepada Tuhan atau kepada hal-hal lain?

Selamat berefleksi🙏🙏

Doa Singkat

Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu datang kepada-Mu di tengah kesibukan dan pergumulanku. Semoga aku semakin setia mencari hadirat-Mu dan percaya bahwa Engkau tidak pernah menolak orang yang datang kepada-Mu. Amin.