Rabu, 16 Juni 2021 20:13 WIB

Sikap Tegas Kadisnaker Provinsi Sumsel, Dinilai Tak Bisa Beri Keputusan GM PT. Gading Cempaka Graha Di Suruh Pulang

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :1.202 kali dibaca | Durasi baca : 3 Menit

Tujuan surat pemanggilan ditujukan kepada owner/pemilik perusahaan, namun yang datang di utus dari management adalah GM Regional PT. Gading Cempaka Graha yang bernama C. Purba, H. Koimudin mempertanyakan kehadirannya di disnaker provinsi Sumsel “apakah bisa memutuskan kesimpulan dalam musyawarah?,,,” dan “C. Purba selaku utusan dari management mengatakan saya tidak bisa memutuskan”, Spontan saja saya menyuruh C. Purba pulang dan tidak melanjutkan agenda pertemuan hari ini.

MEDIASUMATERA.ID-PALEMBANG : Betapa malunya seorang pimpinan tertinggi management PT. Gading Cempaka Graha disuruh pulang lantaran tidak bisa memberi suatu keputusan dalam usaha musyawarah yang digelar oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Selatan. (Rabu, 16-6-2021).

Menindaklanjuti aksi demo puluhan karyawan PT.Gading Cempaka Graha yang berkedudukan di Ogan Komering Ilir gruduk kantor DPRD Provinsi Sumatera selatan pada Hari selasa, 14-6-2021 kemarin, Aksi damai tersebut dipimpin langsung oleh Andreas OP yang merupakan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Federasi Buruh Indonesia (FBI) Sumatera selatan, mendapat respon yang positif dari H. Koimudin Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera selatan. Tidak butuh waktu lama bagi Kadisnaker Provinsi Sumatera selatan untuk membuat surat pemanggilan Untuk Owner/pemilik perusahaan PT. Gading Cempaka Graha yang berkedudukan di Ogan Komering Ilir, dalam surat undangan yang diagendakan pada hari ini rabu, 16 juni 2021 pada pukul 10;00 Wib guna mempertanyakan penyelesaian upah pekerja yang tidak dibayarkan selama kurang lebih sepuluh bulan dan hal lain yang merupakan hak daripada buruh yang tidak diselesaikan.

Koimudin Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera selatan mengatakan, memang benar kemarin kita membuatkan surat pemanggilan yang ditujukan untuk pemilik perusahaan PT. Gading Cempaka Graha yang berkedudukan di Ogan Komering Ilir (OKI), tujuan dari pemanggilan tersebut untuk mempertanyakan persoalan dan mencari solusi untuk penyelesaian masalah pekerja yang upah kerjanya belum dibayarkan perusahaan kurang lebih sepuluh bulan. Ungkapnya.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Ketua Pengprov Wadokai Sumsel Ferroka Putra Wathan Masa Bakti 2021-2025 Siap Hasilkan Atlet Berprestasi Untuk Sumsel

Koimudin menegaskan, Tujuan surat pemanggilan ditujukan kepada owner/pemilik perusahaan, namun yang datang di utus dari management adalah GM Regional PT. Gading Cempaka Graha yang bernama C. Purba, H. Koimudin mempertanyakan kehadirannya di disnaker provinsi Sumsel “apakah bisa memutuskan kesimpulan dalam musyawarah?,,,” dan “C. Purba selaku utusan dari management mengatakan saya tidak bisa memutuskan”, Spontan saja saya menyuruh C. Purba pulang dan tidak melanjutkan agenda pertemuan hari ini. Tegasnya.

Koimudin menambahkan, kita akan agendakan kembali pertemuan dengan owner/pemilik perusahan pada hari senin, 21-6-2021 mendatang, dan apabila pada waktu yang kita tentukan owner/pemilik perusahaan tidak dapat hadir, maka dari disnaker Provinsi Sumatera selatan akan mengeluarkan penetapan Nota I dan akan ada tahapannya yaitu Nota I dan Nota II, dan jika sudah kita keluarkan Nota II tidak ada penyelesaian maka kita akan serahkan kasus ini ke Korwas Polda Sumsel untuk ditindaklanjuti. Tambahnya.

Pada saat yang bersamaan Andreas OP yang merupakan Ketua Pengurus Wilayah (DPW) Federasi Buruh Indonesia (FBI) Provinsi Sumatera selatan mengatakan, saat ini kedatangannya di Disnaker Provinsi Sumatera selatan untuk memenuhi panggilan Kadisnaker Provinsi Sumatera selatan guna membahas penyelesaian permasalahan PT. Gading Cempaka Graha dengan pekerjanya, hanya saja pada saat ini dari pihak management yang datang tidak bisa memutuskan, maka Kadisnaker Provinsi Sumatera selatan menyuruh dia pulang, karena dianggap percuma saja membahas sesuatu hal kalau tidak bisa diputuskan. Ungkap Andreas OP.

Andreas OP menambahkan, Kami sangat mengapresiasi tindakan tegas H. Koimudin  Kadisnaker Provinsi Sumatera selatan yang tidak menerima utusan dari PT. Gading Cempaka Graha karena diangap tidak bisa memberi keputusan, menurut informasi dari H. Koimudin Kadisnaker Provinsi Sumatera selatan, dia akan mengagendakan ulang dan memanggil kembali Owner/pemilik perusahaan PT. Gading Cempaka Graha pada hari senin mendatang, jika dalam pemanggilan tersebut owner/pemilik perusahaan tidak hadir maka dari Disnaker Provinsi Sumateran selatan akan mengeluarkan Nota I dan akan ada tahapan-tahapannya yaitu Nota I dan Nota II, jika tetap tidak ada penyelesaian maka permasalahan ini akan dilimpahkan ke Korwas Polda Sumsel. Ungkapnya.

Baca Juga :  SAE, SPT dan RK di Lapas Kelas II A Tanjung Raja Diresmikan Oleh Kakanwil Kemenkumham Sumsel Indro Purwoko SH., MH.

Andreas berharap Penyelesaian persoalan pekerja PT. Gading Cempaka Graha dapat segera diselesaikan, dan meminta Perusahaan PT. Gading Cempaka Graha agar segera membayarkan Upah pekerja dan tunjangan yang belum dibayarkan kepada pekerja. Managemant jangan membodoh-bodohi pekerja dengan janji-janji palsunya. Tegasnya saat menutup wawancara. (Ruslan)

Komentar

News Feed