Kamis, 8 Juli 2021 7:37 WIB

Tergiur Dengan Rupiah, Yusni Mengelapkan Uang Milik Toko Mainan Akhirnya Masuk Hotel Prodeo

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :273 kali dibaca | Durasi baca : 1 Menit

“Pelaku menjalankan aksinya sejak Oktober 2020 sampai Februari 2021, baru dilaporkan korban,”

“Ada beberapa toko yang bayar saat ditagih oleh pelaku, totalnya sekitar Rp 50 juta. Menurut pelaku, uangnya habis dipakai untuk keperluan sehari-hari,”

MEDIASUMATERA.ID-PALEMBANG : Akibat ulahnya telah menggelapkan uang setoran toko mainan  milik mantan majikannya, Yusni (37) warga Jalan Sultan mansyur lorong  Lebak keranji  Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, diringkus  Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang yang langsung dipimpin AKP Robert P Sihombing, dimana Yusni diringkus  tak jauh dari rumahnya, Selasa (6/7/2021),

Sekitar pukul 21.15 WIB. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka Yusni beserta barang bukti 1 pasang sepatu Adidas dan 1 tas selempang langsung digiring ke Mapolrestabes Palembang.

Kepada penyidik, tersangka mengakui telah menggelapkan uang setoran toko mainan  sebesar Rp 50 juta milik korban Sabarta Sipayung (48), warga Perumnas Talang Kelapa, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang.

“Iya, saya sebelumnya kerja di toko distributor mainan milik korban. Waktu saya diberhentikan, ada beberapa toko yang saya tagih pakai nota toko milik korban, nilainya sekitar Rp 50 juta,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, tersangka diamankan atas laporan korban tentang perkara penggelapan.

Tergiur Dengan Rupiah, Yusni Mengelapkan Uang Milik Toko Mainan Akhirnya Masuk Hotel Prodeo
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi

“Ya pelaku menjalankan aksinya sejak Oktober 2020 sampai Februari 2021, baru dilaporkan korban,” ungkap Tri di ruang kerjanya, Rabu (7/7/2021).

Dikatakan Tri, untuk melancarkan aksinya saat menagih toko yang mendapat distribusi mainan, pelaku memakai nota toko distributor mainan milik korban.

“Ada beberapa toko yang bayar saat ditagih oleh pelaku, totalnya sekitar Rp 50 juta. Menurut pelaku, uangnya habis dipakai untuk keperluan sehari-hari,” jelas Tri.

Baca Juga :  Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Terima Bantuan Beras dari Gubernur Sumsel dan Melalui DPP Gencar Indonesia

“Akibat ulahnya, tersangka harus meringkuk disel tahanan Mapolrestabes Palembang”tutupnya. (Ruslan).

Komentar

News Feed