Minggu, 14 Juli 2024

190 Wisudawan UKMC Diharapkan Menjadi Pribadi Yang Bermartabat, Unggul, dan penuh Cinta Kasih

190 Wisudawan UKMC Diharapkan Menjadi Pribadi Yang Bermartabat, Unggul, dan penuh Cinta Kasih

Palembang, mediasumatera.id – Sabtu (27/4/2024) Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) Palembang kembali melaksanakan Wisuda ke XVIII yang dilaksanakan di gedung Xaverius Centrum Studioroom Jalan Bangau Palembang. Dalam wisuda ini Universitas Katolik Musi Charitas meluluskan Sarjana yang diharapkan bisa menjadi orang-orang yang berguna bagi keluarga, bangsa dan Negara sebanyak 190 wisudawan dari berbagai program studi. Kegiatan ini dihadiri dari L2DIKTI wilayah II, pengurus Yayasan Musi Palembang, segenap stakeholder dan orang tua wisudawan.

190 Wisudawan UKMC Diharapkan Menjadi Pribadi Yang Bermartabat, Unggul, dan penuh Cinta Kasih

Dr Antonius Singgih Setiawan, SE,, M.Si Rektor UKMC dalam sambutannya menggambarkan saat – saat para wisudawan masih kuliah, di mana banyak suka dukanya, membutuhkan kerja keras, komitmen, keterlibatan dan juga kolaborasi dengan banyak pihak yang punya perhatian untuk membangun manusia, masyarakat, bangsa dan Negara melalui pendidikan bagi generasi muda penerus bangsa yang akhirnya dapat menyelesaikan pendidikan di kampus UKMC. Selanjutnya berpesan kepada wisudawan untuk selalu menjaga nama baik diri sendiri dan juga almamater. Tindakan, perilaku dan citra positif harus menjadi karakter yang mampu menjadi penanda dari hadirnya Anda sekalian ditengah-tengah komunitas dan masyarakat di manapun berada dan tinggal.

190 Wisudawan UKMC Diharapkan Menjadi Pribadi Yang Bermartabat, Unggul, dan penuh Cinta Kasih

“ Kita harus senantiasa menjaga tali silaturahmi untuk membangun kebersamaan dan kerjasama dengan banyak pihak. Hiduplah dalam keterbukaan dan kolaborasi secara positif kepada banyak pihak. Manfaatkan semua jejaring yang ada, khususnya jaringan alumni UKMC untuk untuk membangun kebersamaan dan kolaborasi positif. Semboyan “VERITAS ET SCIENTIA NOBIS LUMEN” Truth and Science, Our Life KEBENARAN DAN ILMU PENGETAHUAN, CAHAYA HIDUP KITA” . kata Singgih

190 Wisudawan UKMC Diharapkan Menjadi Pribadi Yang Bermartabat, Unggul, dan penuh Cinta Kasih

Rm. Donatus Kusmartono SCJ, M.Sc. Ketua Pengurus Yayasan Musi Palembang, dalam sambutannya kepada para wisudawan, keluarga, dan fakultas di hari wisuda UKMC, dikatakan bahwa para wisudawan telah menyelesaikan satu paket kurikulum prodi masing-masing, kemudian memulai masuk merajut curriculum vitae, kurikulum kehidupan. Wajah dan isi Curriculum vitae yang akan menentukan hidup selanjutnya sebagai ranah mengisi dan mewarnainya. Berharap tidak berhenti belajar (baik formal maupun informal), dapat terus berkarya dan berpikir maju, serta senantiasa memiliki semangat Bermartabat, Unggul, dan Cintakasih, dan memberikan sumbang sih yang nyata bagi masyarakat.Ingat, ilmu dan keterampilan yang diraih bukanlah hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kemaslahatan bersama, untuk memajukan budaya yang lebih tinggi, serta memberi makna bagi kehidupan.

Baca Juga :  Para Uskup Nikaragua Ungkapkan Keprihatinan atas Ribuan Warga yang Tinggalkan Negara Itu

Sebagai alumna dan alumnus, Ikatan Alumni (IKA) UKMC akan menyebut UKMC ini sebagai almamater. Almamater secara harafiah berarti ibu yang menyusui. UKMC telah menyusui kamu selama sekitar tiga/empat tahun. Berharap agar wisudawan tidak melupakan “ibu” yang pernah menyusuimu ini dengan berbagai bentuk ungkapannya, baik yang dirancang IKA UKMC, maupun pribadi-pribadi.. Almamater juga akan bangga ketika menyaksikan atau mendengar akan keberhasilan dalam mengisi kurikulum vitae melalui profesi dan segala usaha kreatifmu.

190 Wisudawan UKMC Diharapkan Menjadi Pribadi Yang Bermartabat, Unggul, dan penuh Cinta Kasih

Di tengah arus jaman yang bergerak dan berubah dengan cepat ini, wisudawan agar untuk “ngeli nanging aja keli”, ikutilah aliran sungai tetapi jangan terhanyut. Sebagai pribadi maupun kelompok yang mau berjuang menata hidup sedemikian rupa agar bisa mencapai tujuan yang telah kalian rancang dan tetapkan. Arus perkembangan dan penggunaan teknologi digital untuk segala bidang kehidupan masyarakat begitu cepat.Di tengah revolusi digital ini, kita tetap berfokus pada peran manusia sebagai pusat peradaban yang memanfaatkan teknologi digital untuk memenuhi berbagai kebutuhkan untuk kehidupan.Di sinilah perlu sinergi peradapan manusia dan teknologi digital tanpa menghilangkan jati diri manusia yang sesungguhnya supaya jangan hanyut ditelan jaman.