Selasa, 6 Juli 2021 22:36 WIB

Terkait Kasus Penggelapan Uang Nasabah Ketua Yayasan Sari Asih Nusantara Rusmani Manurung Penuhi Panggilan Satreskrim Polresta Deli Serdang

Oleh : | Editor : Junaidi Hutauruk
Dibaca :381 kali dibaca | Durasi baca : 2 Menit

Di sisi lain, untuk menampung aduan para nasabah, Pihak Satreskrim Polresta Deli Serdang, mendirikan Posko Pengaduan Nasabah Yayasan Sari Asih Nusantara, tepat di depan pintu masuk gedung Satreskrim Polresta Deli Serdang. 

MEDIASUMATERA.ID-DELISERDANG : Mantan anggota DPRD Deli Serdang, Rusmani Manurung yang juga Ketua Yayasan Sari Asih Nusantara, Jalan Bakaran Batu, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, memenuhi panggilan kedua penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang, Selasa (6/7/2021).

Dia datang didampingi dua pengacara dan beberapa orang kepercayaannya. Rusmani tiba sekira pukul 10.04 WIB, mengenakan baju putih, celana hitam. Tangan kanannya mengapit sebuah tas hitam, tangan kiri menggenggam HP corak biru hitam.

“Iya, Ibu Rusmani. Katanya pemeriksaan jam 10.00 WIB ini,” kata Tommy, salah seorang anggota rombongan Rusmani Manurung saat dikonfirmas awak media

Hingga sore, jam 16.52 WIB, Rusmani masih diperiksa penyidik. Itu dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Firdaus. “Belum, pemeriksaannya lama,” sebutnya.

Kepada media di lobi piket gedung Satreskrim Polresta Deli Serdang, Firdaus menjelaskan saat ini Rusmani diperiksa masih dalam kapasitas sebagai saksi.

Terkait Kasus Penggelapan Uang Nasabah Ketua Yayasan Sari Asih Nusantara Rusmani Manurung Penuhi Panggilan Satreskrim Polresta Deli Serdang
Di sisi lain, untuk menampung aduan para nasabah, Pihak Satreskrim Polresta Deli Serdang, mendirikan Posko Pengaduan Nasabah Yayasan Sari Asih Nusantara, tepat di depan pintu masuk gedung Satreskrim Polresta Deli Serdang. 

 

“Masih saksi. Setelah ada pemeriksaan Bendahara dan Penasehat, kita pelajari dulu. Baru ada penetapan tersangka,” ujar Firdaus.

Untuk proses selanjutnya, penyidik akan memeriksa dua orang. Pertama, penasihat yayasan dan kedua adalah Bendahara. Jadwa pemeriksaan, Kamis nanti (8/7/2021).

“Dua orang akan diperiksa, Bendahara dan Penasehat akan diperiksa, Kamis (8/7/2021),” akunya.

Dalam kasus ini, kata Firdaus lagi, Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Awalnya secara lisan sudah berkomunikasi, setelah itu kita kirimkan surat ke Otoritas Jasa Keuangan. Tapi belum ada balasan sampai sekarang,” jelasnya.

Baca Juga :  Driver Taksol Dibegal di Kebun Sayur Palembang Korban Mengalami Luka Tusuk

Di sisi lain, untuk menampung aduan para nasabah, Pihak Satreskrim Polresta Deli Serdang, mendirikan Posko Pengaduan Nasabah Yayasan Sari Asih Nusantara, tepat di depan pintu masuk gedung Satreskrim Polresta Deli Serdang.

Pantauan di lokasi, setelah Posko pengaduan dibuka, sejumlah nasabah yayasan terus berdatangan. “Tidak banyak sih, cuma Rp2 juta. Tapi kan lumayan, bisa buat beli baju sekolah anak. Saya sudah 12 tahun menabung di Yayasan itu. Baru ini kejadian. Ada juga nasabah yang jumlah tabungannya sampai Rp30 juta. Udah mau putus mungkin urat syarafnya,” ujar Ristanti, warga Pasar Melintang, Lubuk Pakam. (LG)

Komentar

News Feed