Agama  

IYD Palembang 26-30 Juni menjadi sarana perjumpaan bagi OMK Indonesia

IYD Palembang 26-30 Juni menjadi sarana perjumpaan bagi OMK Indonesia

Palembang, mediasumatera.id – Perhelatan akbar kaum muda Katolik se-Indonesia, Indonesian Youth Day (IYD) 2023 III yang bertemakan “Orang Muda Katolik, Bangkit dan Bersaksilah” Palembang, Sumatera Selatan, 26 – 30 Juni 2023 tinggal beberapa hari lagi, persiapan panitia saat ini makin intensif. Rapat pleno panitia besar koordinasi progress persiapan dilaksanakan tanggal 7 Juni 2023 berlangsung di Keuskupan Agung Palembang, pada tanggal 16 Juni seksi transportasi melakukan rapat pemantapan tugas di aula Gereja St Yoseph Palembang , Minggu (18/6/2023) pengundian kupon sukarela dan tanggal 21 Juni pemberkatan gereja St John Paul di komplek rumah ibadat Jaka Baring Sport City Palembang serta tanggal 23 gladi kotor untuk pembukaan IYD nantinya.

IYD Palembang 26-30 Juni menjadi sarana perjumpaan bagi OMK Indonesia
Event utama IYD dengan tujuan menjadi sarana perjumpaan bagi OMK Indonesia untuk melakukan sharing iman, menjadi sarana perjumpaan bagi OMK Indonesia untuk mendapatkan pengajaran dan peneguhan iman, dan menjadi inspirasi bagi OMK Indonesia dalam menjalani hidup sebagai orang Katolik dan warga negara Indonesia.

IYD Palembang 26-30 Juni menjadi sarana perjumpaan bagi OMK IndonesiaUntuk mencapai tujuan itu, beberapa aktivitas dilakukan, yaitu katekese, workshop, perjumpaan lintas agama, pertukaran budaya, diskusi dan sharing, serta perayaan sakramen-sakramen dan devosi. Pada pembukaan tanggal (26/6/23) di JSC Palembang diperkirakan akan dihadiri lebih 1500 peserta orang muda katolik seluruh Indonesia dan juga 1500 umat dari Keuskupan Agung Palembang acara tanggal 26 Juni dimulai dengan parade dari setiap kontingen keuskupan. Informasi dari sekretariat IYD akan ada 13 Uskup dari seluruh Indonesia yang sudah tercatat hadir, juga Ketua KWI yang akan menghadiri.

IYD Palembang 26-30 Juni menjadi sarana perjumpaan bagi OMK Indonesia

Peserta IYD setelah melalui proses yang ada, OMK diharapkan mampu berkembang dan berbuah. Mereka diharapkan kreatif dan proaktif dalam memecahkan permasalahan pribadi, Gereja dan masyarakat dalam terang Injil dan teladan hidup Yesus Kristus. Mereka diharapkan menjadi agen-agen transformasi yang menginspirasi lingkungan dan komunitasnya dalam hidup keluarga, Gereja, bangsa dan negara, sesuai dengan nilai-nilai Injil dalam kemajemukan bangsa Indonesia. Proses ini berfokus pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan di tingkat Keuskupan, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi OMK setempat. Sedangkan di tingkat nasional, kegiatan yang akan dilakukan berfokus untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan OMK lintas keuskupan dan kegiatan lain, yang menjaga agar semangat dan komitmen yang sudah dicapai selama proses IYD dapat terealisasi.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus LP3KN Periode 2023-2027, Ketua KWI Ajak Pengurus Belajar Makin Dekat dengan Allah