Kualitas Hidup Kita Tercermin Lewat Sikap, Perilaku, Tutur Kata dan Tindakan

Kualitas Hidup Kita Tercermin Lewat Sikap, Perilaku, Tutur Kata dan Tindakan

DAMAI BAGIMU, mediasumatera.id – para saudaraku ytk.dalam Kristus. Setiap manusia siapapun dia pasti ingin hidup dalam damai, sehat dan bahagia. Tuhan adalah sumber kedamaian, kesehatan dan kebahagiaan.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Matius 17: 15 – 20. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita untuk waspada terhadap nabi-nabi palsu yang tampak baik di luar, namun sesungguhnya HATI mereka seperti serigala yang buas. Ia menegaskan bahwa dari buahnya lah kamu akan mengenal mereka Buah yang dimaksud bukanlah sekadar hasil kerja, melainkan sikap hati, perilaku sehari-hari, tutur kata yang membangun, dan tindakan yang mencerminkan kasih dan kebenaran. Kualitas hidup sejati tidak diukur dari PENAMPILAN luar atau kata-kata atau NARASI yang indah, manis, menarik, lugas, melainkan dari INTEGRITAS hidup yang konsisten. Seperti pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, demikian pula orang yang hidup dalam Tuhan akan memancarkan kebaikan dalam segala aspek hidupnya. Oleh karena itu, renungan ini mengajak kita untuk bercermin: apakah sikap dan perilaku kita mencerminkan kasih Kristus? Apakah tutur kata kita menyejukkan, lembut, memotivasi, menghidupkan & membawa damai bagi sesama? Apakah tindakan kita menyenangkan, terpuji & memberi harapan bagi sesama? Hal ini dapat terwujud, jika hidup kita berakar dalam Kristus, maka buah yang kita hasilkan pun akan menjadi BERKAT bagi sesama & dunia. Jadi,
makna terdalam dari perumpamaan Yesus ini adalah bahwa pohon dikenal dari buahnya yang menekankan bahwa kehidupan batin seseorang, yang ibarat pohon akan tampak melalui buahnya: sikap, perilaku, tutur kata, dan tindakan. Sikap mencerminkan akar yang tersembunyi di dalam hati, yakni kerendahan hati, penuh kasih, dan sabar?
Perilaku adalah batang dan cabang yang menopang keseharian kita, yakni respons kita terhadap orang lain yang mencerminkan nilai Kristiani. Tutur kata bagaikan daun-daun yang terlihat pertama kali, yakni kata-kata kita yang memberi kesejukan dan membangun, atau menyakitkan dan menjatuhkan? Tindakan adalah buah nyata dari kehidupan spiritual atau rohani yang matang. Perbuatan kasih, keadilan, dan pengampunan menjadi indikator kualitas rohani yang tidak bisa dipalsukan.

Baca Juga :  Renungan hari ini: Menyeka Dengan rambutnya

Jadi, pohon yang baik bukanlah gambaran dari orang yang sempurna, tetapi dari kita yang berakar dalam Tuhan dan membiarkan Roh Kudus mengubah seluruh aspek hidup kita, dari dalam ke luar.

Pertanyaan Refleksi:
1. Buah apa yang sedang saya hasilkan dalam kehidupan sehari-hari?
2. Apakah sikap, perilaku, perkataan dan perbuatan saya selaras dengan iman yang saya akui?
3. Area mana dalam hidup saya yang masih perlu diperbaiki untuk menghasilkan buah yang lebih baik?
Selamat berefleksi🙏🙏