mediasumatera.id – DAMAI SEJAHTERA, bagimu para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Apakah kita, suka hati yang sunyi atau hati yang pesta pora?
Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Markus 6: 30 – 34, yakni Yesus memberi makan lima ribu orang. Dalam bacaan Injil hari ini,
ketika murid-murid kembali kepada Yesus dengan tubuh letih dan HATI penuh cerita, Ia mengundang mereka: “Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika.” Tempat sunyi bukan sekadar lokasi sepi di tepi danau atau di atas bukit yang sepi. Itu adalah ruang batin yang damai, yang sering tertutup oleh kecemasan, iri HATI, amarah, dan kesibukan tanpa jeda. Di sanalah Tuhan menanti kita. Dalam keheningan, kita mendengar suara lembut Tuhan, yang sering tertutup oleh riuhnya dunia. Di sana kita bukan hanya beristirahat, tetapi juga merefleksikan hidup. Seperti kata *Socrates:* “Hidup yang tidak pernah direfleksikan tidak layak untuk dihidupi.” Bersama Tuhan, refleksi itu menjadi jalan untuk menata ulang prioritas, dan tujuan hidup, mengampuni, serta menyegarkan kembali panggilan kita. Murid-murid yang beristirahat bersama Yesus akhirnya kembali melayani dengan belas KASIH baru. Begitu juga kita: setelah masuk ke tempat sunyi, kita keluar dengan HATI jernih, mata yang terang, dan kekuatan yang dipulihkan.
*Pesan Untuk Kita:*
Kesunyian bersama Tuhan bukanlah pelarian, melainkan sumber kehidupan. Saat kita berani masuk ke dalam ruang batin yang hening, kita menemukan Dia yang selalu menunggu dengan KASIH. Dari sana, kita kembali melangkah bukan dengan kelelahan, melainkan dengan damai yang mengalir, dan KASIH yang menyalakan hidup. Maka, mari kita berangkat ke tempat sunyi HATI kita. Tuhan sudah menunggu kita di sana.
*Pertanyaan Refleksi*
1. Apa saja “suara-suara ramai” dalam hati saya saat ini yang menghalangi saya mendengar Suara Tuhan dalam keheningan?
2. Bagaimana saya dapat secara sengaja menyediakan ruang sunyi di dalam diri untuk beristirahat bersama Tuhan?
3. Setelah mengalami kesunyian bersama Tuhan, langkah baru apa yang perlu saya ambil untuk melayani dengan hati yang segar dan penuh belas KASIH?
*Selamat berefleksi…& Selamat berakhir pekan*🙏🙏
*Doa Singkat*
Tuhan Yesus, bawa kami masuk ke tempat yang sunyi, agar HATI kami tenang dalam hadirat-Mu. Di sana, sembuhkan kelelahan kami, segarkan jiwa kami, dan pulihkan panggilan kami.
Sesudah berjumpa dengan-Mu, utuslah kami kembali dengan KASIH yang baru. Amin.




