Renungan hari ini: Ini Aku, Jangan Takut

Renungan hari ini: Ini Aku, Jangan Takut
Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, BHK

mediasumatera.id – Pax Vobiscum para saudaraku ytk. dalam Kristus Tuhan. Dalam kehidupan kita ini, terkadang kita mengalami dan menghadapi berbagai badai, berupa masalah kesehatan, masalah rumah tangga, masalah keuangan, masalah pekerjaan, yang terkadang membuat kita takut, cemas, gelisah, panik. Namun, percayalah Tuhan selalu hadir tepat waktu menghampiri kita dan berkata: Ini Aku, Jangan Takut. Bersama Dia, kita akan merasa tenang, damai, kuat dalam mengatasi badai-badai kita.

Renungan hari ini terinspirasi dari Injil Yohanes 6: 16 – 21, yakni Yesus berjalan di atas air. Dalam bacaan Injil hari ini, ketika
malam di Danau Galilea berubah mencekam. Angin kencang, ombak besar, dan kegelapan membuat para murid panik, dan cemas. Di tengah kelelahan dan kegelisahan, mereka melihat sosok berjalan di atas air. Bukannya lega, mereka justru semakin takut. Namun suara yang mereka kenal berkata: “Ini Aku, jangan takut!”
Yesus hadir bukan setelah badai reda, melainkan di tengah amukan ombak. Kehadiran-Nya bukan sekadar penghiburan, tetapi pernyataan kuasa Ilahi yang menaklukkan ketakutan. Saat Ia naik ke perahu, mereka tiba dengan selamat di tujuan. Demikian juga hidup kita. Badai bisa datang dalam kehidupan kita, berupa masalah kesehatan (sakit, penyakit ), masalah keluarga atau rumah tangga, masalah keuangan, masalah ekonomi, masalah pekerjaan, atau masalah pendidikan. Gelap, lelah, dan takut, cemas, gelisah, panik, sering kali membuat kita merasa Tuhan jauh. Namun firman ini menegaskan: Yesus tidak pernah terlambat datang untuk membantu kita. Ia hadir di saat paling genting, berjalan di atas badai kita, dan berkata: “ Ini Aku, jangan takut!”
Yang perlu kita lakukan hanyalah membuka HATI dan mengundang Dia masuk. Kehadiran-Nya membawa kedamaian dan ketenangan, yang melampaui akal, serta memastikan kita sampai di tujuan dengan selamat.

Baca Juga :  Renungan hari ini: Tantangan Puasa dan Pantang Di Era Digital

Pesan Untuk Kita

Para saudaraku, jangan biarkan ombak dan angin menguasai pandangan kita. Fokuslah pada suara-Nya. Undang Dia masuk ke dalam perahu hidup kita. Sebab bersama Yesus, badai bukan akhir, melainkan jalan menuju pantai keselamatan. Ingat, Tuhan berjalan di atas badai-badai kita, dan Dia ada bersama kita. Mari, buka HATI kita, dan rasakan kehadiran-Nya.

Pertanyaan refleksi

1. Dalam badai kehidupan yang sedang Anda hadapi, apakah Anda lebih sering berfokus pada ombak dan angin, atau pada suara Yesus yang berkata, “Ini Aku, jangan takut”?
2. Bagaimana cara konkret Anda mengundang Yesus “naik ke perahu” kehidupan sehari-hari—baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun pelayanan?
3. Apa pengalaman pribadi Anda ketika kehadiran Tuhan mengubah ketakutan menjadi damai, dan bagaimana hal itu meneguhkan iman Anda untuk melangkah ke depan?
4. Badai seperti apa yang sedang Anda hadapi saat ini, dan bagaimana Anda dapat merasakan kehadiran Yesus yang berkata, “Ini Aku, jangan takut” di tengah badai tersebut?

Selamat berefleksi…& Selamat berakhir pekan🙏🙏

Doa singkat

Tuhan Yesus, di tengah badai hidup yang mengguncang HATI kami, Engkau datang dan berkata, “Ini Aku, jangan takut.” Kami percaya kehadiran-Mu lebih besar daripada ombak dan angin yang mengancam. Naiklah ke dalam perahu kehidupan kami, bawa damai yang melampaui akal, dan tuntun kami sampai ke tujuan dengan selamat. Amin.