RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”
Selasa, 21 April 2026
PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita, Yesus Kristus.
Kiranya damai sejahtera, sukacita, dan pengharapan dari Tuhan perlahan mengalir dan memenuhi setiap ruang hati kita, bahkan di saat kita merasa lelah, kosong, atau seolah tidak baik-baik saja.
Baru saja kita mengadakan syukuran Gereja GKPI JK Imanuel yang kita cintai. Di dalam sukacita itu, Tuhan kembali mengingatkan kita bahwa pelayanan bukan hanya tentang acara, tetapi tentang hati yang setia dan terus melekat kepada-Nya.
Saudara-saudari yang terkasih,
Seringkali kita berjalan dengan beban pikiran tentang masa depan, kekhawatiran yang belum tentu terjadi, dan luka-luka yang masih tersimpan. Namun hari ini Tuhan mengajak kita untuk berhenti sejenak… menarik nafas… dan kembali percaya.
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
Dalam setiap langkah kecil kita, bahkan saat iman terasa lemah, Tuhan tetap bekerja dengan cara-Nya yang indah.
Syukuran yang telah kita lalui bukanlah akhir, tetapi awal baru untuk terus melayani dengan hati yang tulus. Jangan tunggu sempurna untuk melayani—melayanilah dengan apa yang kita miliki hari ini.
Refleksi:
– Sudahkah aku menyerahkan kekhawatiranku kepada Tuhan hari ini?
– Apakah aku tetap setia melayani, walau dalam keadaan sederhana?
Renungan ini disampaikan oleh:
Amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th.
“Maka TUHAN membangkitkan hakim-hakim, yang menyelamatkan mereka dari tangan perampok itu.” (Hakim-hakim 2:16)
Apa jadinya kehidupan jika tidak ada nilai kebaikan yang menjaganya. Besar kemungkinan, dunia kita akan dipenuhi kejahatan. Kalau pun ada nilai kebaikan, apa jadinya jika nilai tersebut tidak ditanamkan dan diwariskan kepada setiap generasi? Dunia kita pasti akan penuh dengan permusuhan dan kejahatan. Inilah alasan mengapa kita perlu melestarikan nilai yang baik dalam kehidupan secara turun-temurun.
Sepeninggal Yosua, orang Israel mengalami masa-masa yang berat. Salah satu penyebabnya adalah karena mereka kehilangan pemimpin, yaitu figur Yosua sendiri. Walau demikian, Tuhan tetap berkarya secara ajaib dan luar biasa di tengah mereka.
Masalahnya, mereka sering berubah-ubah sikap. Saat terdesak dan menderita, mereka ingat Tuhan. Namun, ketika merasa nyaman, mereka lalai dan meninggalkan Tuhan. Mereka seakan-akan kehilangan warisan iman setia kepada Tuhan. Mereka menyembah ilah bangsa asing sehingga lupa bahwa Tuhan adalah sumber kehidupan mereka.
Tuhan, dengan cara-Nya, kerap memberikan pelajaran keras kepada umat Israel. Dengan sengaja Allah membiarkan mereka dihajar, diserang, dikalahkan, dan dijarah oleh musuh-musuh. Mereka kehilangan ketenangan, hartanya dirampas, dan banyak korban berjatuhan. Singkatnya, Tuhan membuat bangsa Israel tak berdaya di hadapan musuh-musuhnya. Ada harga yang mahal dan penderitaan jika kita meninggalkan Tuhan. Kuasa kasih Tuhan akan menjauh sebab kita terpisah dari sumber kehidupan. Oleh karena itulah, cinta kasih kepada Tuhan harus terus terjaga jika kita ingin selamat, bahagia, dan meraih kedamaian hidup.
Meskipun godaan selalu ada, Tuhan memperingatkan kita untuk tidak bersekutu dengan orang-orang jahat, dan Dia memperingatkan kita untuk menghindari godaan dan tetap memfokuskan pandangan kita kepada-Nya. Kita menjaga fokus ini dengan bertemu dengan Tuhan setiap hari dalam doa, mempelajari Firman-Nya, dan merenungkan janji-janji-Nya. Seorang penulis himne, Helen Howarth Lemmel, mengungkapkannya seperti ini: “Arahkan pandanganmu kepada Yesus, Pandanglah sepenuhnya wajah-Nya yang menakjubkan; Dan hal-hal duniawi akan menjadi samar, Dalam terang kemuliaan dan kasih karunia-Nya.”
Inti Renungan:
Selalu memfokuskan pandangan kita kepada Tuhan dan tidak membiarkan hal-hal duniawi di sekitar kita menggoda kita. Dengan demikian, kita akan menikmati semua berkat dari perjanjian Tuhan yang indah bagi kita!
Lagu:
KJ No. 441:1,2 “Ku Ingin Menyerahkan”
Doa:
Tuhan Yang Penuh Kasih, kuatkanlah hati kami senantiasa agar kami tidak tergoda oleh hal-hal dunia yang mampu membawa kami kepada kebinasaan. Amin.
Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin.
(VIP)



