PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Ibadah Minggu 18 Set. Trinitatis di GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar di minggu pertama di bulan Oktober pada hari Minggu 19 Oktober 2025, berjalan dengan penuh hikmat dan sukacita sengan suasana ibadah yang hidup dan penuh semangat pelayanan gereja yang ada.
Ibadah diawali dengan Kidung Jemaat yang dinyanyikan penuh semangat dan iman. Alunan lembut organ oleh Inang S br Siregar mengiringi jemaat yang menyanyikan bait demi bait dengan hati yang berserah. Suasana hening menyelimuti ruang ibadah, sebuah keheningan yang bukan kosong, melainkan penuh hadirat Allah.
Kotbah hari Minggu ini disampaikan oleh Amang Andres Siringoringo, S.Th Mahasiswa STT Abdi Sabda Medan yang lagi magang di Gereja GKPI JK Immanuel Pematangsiantar dengan tema “Aku Telah Melihat Allah”, secara penuh pengurapan dan firman ini diambil dari Kejadian 32:22-32.
Dalam khotbah yang disampaikan oleh Amang Andres Siringoringo, S.Th, jemaat diajak untuk merenungkan pergumulan iman Yakub di tepi sungai Yabok, saat ia bergulat dengan malaikat Tuhan hingga fajar menyingsing.
Yakub bukan hanya berjuang melawan ketakutannya, tetapi juga mencari berkat sejati yang datang bukan dari kekuatan manusia, melainkan dari kasih karunia Allah.
“Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong.”
(Kejadian 32:30)
Melalui kisah ini, pengkhotbah mengingatkan bahwa dalam setiap pergumulan hidup, manusia dipanggil untuk berhenti mengandalkan diri sendiri dan mulai berserah kepada Tuhan.
Kemenangan sejati bukan ketika kita kuat, melainkan ketika kita mengaku lemah dan memohon belas kasihan Tuhan.
Yakub yang dulu licik, sombong, dan takut akhirnya menjadi Israel — pribadi baru yang telah disentuh oleh Allah. Ia menang bukan karena tenaga, tetapi karena kerendahan hatinya untuk berlutut dan meminta pertolongan Tuhan.
“Kita berdoa dan beribadah kepada Tuhan Allah agar kita mendapatkan kemenangan dari Tuhan Allah, bukan karena kekuatan kita, tapi karena kasih karunia-Nya,”
ujar Amang Andres Siringoringo, S.Th.
Melalui perenungan ini, jemaat diajak untuk melihat kembali perjalanan hidup masing-masing.
Sering kali kita, seperti Yakub, berlari dari masa lalu, dari kesalahan, dari rasa takut. Namun Tuhan tidak pernah berhenti mengejar dan memeluk kita kembali.
Ketika hati mau direndahkan, ketika bibir berani berkata, “Tuhan, aku butuh Engkau,” — maka pada saat itulah kita benar-benar melihat Allah.
Melihat bukan dengan mata jasmani, tapi dengan mata iman yang disinari kasih dan pengampunan.
Pelayanan liturgi dipimpin oleh Inang Pnt. R br Manurung, dengan epistel dari Lukas 18:1–8 yang mengingatkan tentang pentingnya berdoa dengan tekun tanpa putus asa.
Doa syafaat dibawakan dengan penuh kasih oleh Amang Pnt. A Lubis, sementara pujian dipimpin oleh Inang Berlian br Parapat (Ny. Panggabean) bersama Pemudi Inggrid br Ginting, diiringi oleh Inang S br Siregar di organ.
Persembahan dilayani oleh Amang Pnt. L Sitanggang dan Amang Pnt. A Sinaga, sedangkan penerimaan tamu dilayani oleh Inang Pnt. R br Tobing dan Inang Pnt. U br Tobing.
Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan rasa syukur yang mendalam.
Warta Jemaat :
1. Persembahan ke Depan – untuk Dana Renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar.
2. Ibadah Kebaktian Malam Sektor – Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB :
– Sektor 1: di rumah L. Sirait/ br Sembiring, Jl. Asahan Kompleks Aspol
– Sektor 2: di rumah A. Hutahuruk/ br Manalu, Jl. Naga Terbang
– Sektor 3: di rumah Drs. J. Manullang/ br Tarihoran, Jl. Pdt. Wismar Saragih
– Sektor 4: di rumah Pnt. A. Lubis/ br Sipayung, Jl. H. Ulakma Sinaga Gg. Swakarsa III
– Sektor 5: di rumah Amang Sekjen Pdt. P. Sinaga, M.Min., M.Th/ br Galingging, Jl. H. Ulakma Sinaga Kompleks PA Mambre.
3. Himbauan kepada seluruh Jemaat agar melunasi Bakti Bulanan guna menopang kegiatan gereja, termasuk Perayaan Natal 2025 dan program pelayanan gerejawi.
4. Kebaktian Penatua, Purnabakti, PHJ dan Keluarga akan dilaksanakan Jumat, 24 Oktober 2025 di rumah Kel. M. Sidauruk/ Pnt. S. br Hutagalung.
5. Berita Dukacita: Telah meninggal dunia Inang Farida br Tamba (anggota Sektor 5) pada Selasa, 14 Oktober 2025 dan telah dimakamkan pada Kamis, 15 Oktober 2025.
6. Anggota Jemaat yang pindah: mulai Minggu, 19 Oktober 2025, Amang Pnt. Tambok Sihombing beserta tiga orang anak.
Melalui ibadah ini, jemaat diingatkan bahwa kasih Allah jauh lebih besar daripada kegagalan manusia.
Renovasi gedung gereja memang sedang berjalan, tetapi Tuhan sedang melakukan renovasi yang jauh lebih penting: membentuk hati umat-Nya menjadi baru.
Tuhan sedang menulis cerita baru di dalam hidup kita, bukan dengan tinta dunia, tetapi dengan kasih dan air mata penebusan dari salib Kristus.
Jemaat GKPI JK Immanuel sangat bersukacita kembali dengan kemenangan atas amang Pdt Parsaoran Sinaga, M.Min, M.Th menjadi Sekjen GKPI, semoga semakin diberkati dan kiraNya Tuhan Yesus memberkati senantiasa buat pelayanan dan keluarga amang Sekjen Pdt. Parsaoran Sinaga, M.Min, M.Th.

Sekjen GKPI
Semoga setiap jemaat yang hadir dan membaca berita ini merasakan bahwa “melihat Allah” berarti membiarkan diri kita disentuh, diubah, dan diperbarui oleh kasih-Nya, hingga hidup kita memantulkan wajah Kristus di mana pun kita berada.

Bagi jemaat dan donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan bagi renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar, dapat menyalurkan donasi melalui:
Rekening Donasi:
🏦 Bank: Bank SUMUT
💳 Nomor Rekening: 22002040465521
📌 Atas Nama: PANPEM GKPI JK Immanuel
“Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kita lebih besar dari segala allah. Tetapi siapakah yang mampu mendirikan rumah bagi-Nya, karena langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku mampu mendirikan rumah bagi-Nya, kecuali hanya untuk membakar korban di hadapan-Nya?”
(2 Tawarikh 2:5-6)
Soli Deo Gloria.
(VIP)







