BAHAYA KESOMBONGAN

BAHAYA KESOMBONGAN

“RENUNGAN HARIAN GKPI “TERANG HIDUP”

Jumat, 13 Maret 2026

PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Shalom… salam sejahtera di dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai, sukacita, dan pengharapan dari-Nya menyertai langkah hidup kita hari ini. Kita percaya: kita tidak pernah berjalan sendiri. Tuhan menyertai, menuntun, dan bekerja dalam setiap musim kehidupan kita. Bahkan ketika jalan terasa gelap, Tuhan sedang menyiapkan terang. Ketika kita lemah, Tuhan sedang menguatkan. Kita adalah orang-orang yang sangat dikasihi dan diingat oleh Tuhan.

Bagaimana kabar Saudara/i hari ini? Kiranya Saudara/i berada dalam kesehatan jasmani dan rohani, hati yang damai, serta sukacita yang melimpah. Renungan ini disampaikan oleh Amang Pdt. Tubiran M.T. Simamora, M.Th., sebagai penguatan iman bagi kita semua.

Kesombongan hatimu telah memperdayakan engkau, hai engkau yang tinggal di celah-celah batu, tempat kediamanmu yang tinggi, yang berkata dalam hatimu, “Siapakah yang dapat menurunkan aku ke bumi?” (Obaja 1:3)

Ada seorang pria yang sangat bangga dengan mobil mewah barunya. Setiap kali lewat di jalan kampung, ia sengaja membunyikan klakson keras-keras agar semua orang melihat. Suatu hari, ia berhenti di warung kopi dan berkata dengan sombong, “Mobil saya ini tidak ada tandingannya di kota ini!” Seorang bapak tua tersenyum lalu menjawab, “Betul, nak. Mobilmu memang hebat. Tapi kalau ban bocor, tetap harus ditarik ke bengkel, kan?” Semua orang tertawa, dan si pria pun terdiam malu.

Cerita ini mengingatkan kita bahwa sehebat apa pun pencapaian kita, tetap ada keterbatasan. Kesombongan hanya membuat kita terlihat lucu di mata orang lain, dan berbahaya bagi pertumbuhan rohani.

Hati-hati dengan bersikap sombong. Hari ini, mari kita periksa hati kita, apakah ada kesombongan yang diam-diam tumbuh? Obaja 1:3 menyingkapkan akar masalah bangsa Edom yaitu kesombongan hati. Mereka merasa aman karena tinggal di tempat tinggi yang sulit dijangkau, seolah tidak ada kuasa yang bisa merendahkan mereka. Namun, firman Tuhan menegaskan bahwa kesombongan justru memperdaya dan menjerumuskan.

Baca Juga :  Panggilan Untuk Bertobat

Sombong adalah merasa diri lebih daripada orang lain; tinggi hati dan congkak. Kesombongan adalah sikap hati yang menempatkan diri di atas orang lain, bahkan di atas Tuhan. Ia membuat seseorang buta terhadap kelemahan diri dan menutup telinga terhadap nasihat. Bahayanya, kesombongan bukan hanya merusak hubungan dengan sesama, tetapi juga memisahkan kita dari Allah.

Kerendahan hati adalah obat bagi kesombongan. Dengan rendah hati, kita mengakui bahwa segala sesuatu berasal dari Tuhan, bukan dari kekuatan kita sendiri. Kesombongan berkata, “Aku bisa sendiri,” tetapi kerendahan hati berkata, “Tanpa Tuhan aku tidak bisa apa-apa.” Semakin tinggi pohon, semakin dalam akarnya; semakin tinggi pencapaiannya, semakin teruji kerendahan hatinya.

Lagu:
PKJ No. 265:1-2
“Bukan Kar’na Upahmu”

Doa:
Tuhan, ajarilah aku kerendahan hatiMu, kuatkan aku untuk selalu rendah hati. Jauhkan aku dari kesombongan yang menipu, dan tuntun aku untuk selalu bergantung pada-Mu. Amin.

Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati kita.

Amin.

(VIP)