PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – 28 September 2025 di Minggu keempat bulan September, GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar kembali melaksanakan Ibadah Minggu 15 Set Trinitatis dengan penuh sukacita dan pengharapan. Meski renovasi rumah Tuhan masih berlangsung, jemaat datang dengan hati yang rindu dipulihkan oleh kasih Kristus.
Ibadah diawali dengan pujian “Yesus Tuhanku PadaMu Berserah” yang dinyanyikan penuh penghayatan, diiringi alunan organ lembut oleh Inang S br Siregar. Suasana hening dan penuh pengharapan membawa jemaat masuk dalam hadirat Tuhan yang menguatkan hati setiap orang yang bersandar pada-Nya.
Firman Tuhan hari Minggu diakhir bulan September diambil dari “Lukas 16:19–3”, kisah orang kaya dan Lazarus dengan tema: “Tuhan Peduli Kepada Kaum Lemah” yang disampaikan oleh Amang Pdt. Tubiran MT Simamora, M.Th.
Dalam khotbahnya, pendeta menekankan bahwa dosa bukan hanya ketika kita melakukan kesalahan, melainkan juga ketika kita menutup mata terhadap penderitaan sesama. Kisah ini menjadi cermin kehidupan kita.
Ada tiga pesan penting yang disampaikan:
- Hidup kita singkat, kekekalan itu panjang.
Dunia hanyalah tempat singgah, tetapi bagaimana kita hidup di dunia menentukan nasib kita di kekekalan. Karena itu, jangan sia-siakan waktu dengan hanya mengejar kesenangan.
Dalam Penerapannya: Jemaat diajak untuk memakai waktu yang singkat ini dengan memperhatikan orang lain, menjadi terang dan garam, serta hidup selaras dengan firman.
- Perbuatan kita menentukan arah hidup kekal.
Orang kaya yang menutup mata terhadap Lazarus akhirnya menuai akibat perbuatannya. Hidupnya penuh harta, tetapi miskin kasih.
Dalam Penerapannya: Janganlah kita hanya puas dengan ibadah formalitas. Pertobatan harus nyata dalam tindakan kasih: menolong yang miskin, peduli yang menderita, menghibur yang susah.
- Jangan menunda pertobatan.
Orang kaya menyesal ketika sudah terlambat. Ia ingin memberi tahu saudaranya, tetapi tidak ada lagi kesempatan.
Dalam Penerapannya: Pertobatan harus dilakukan sekarang, bukan nanti. Jangan tunggu musibah datang untuk membuat hati kita luluh. Saat ini juga adalah kesempatan untuk kembali pada Tuhan.
Menutup khotbahnya, amang Pdt. Tubiran MT Simamora, M.Th berkata penuh penekanan:
“Pergunakanlah hidupmu sekarang untuk berbuat baik. Jangan biarkan hatimu keras. Bukalah mata, bukalah telinga, dan bukalah hati untuk peduli. Jangan tunggu sampai terlambat.”
Pelayanan liturgi dipimpin oleh Amang Pnt. R. L. Tobing, dengan epistel dari Yeremia 22:13–19 serta petunjuk hidup baru dari Yakobus 1:26. Doa syafaat dibawakan oleh Amang Pnt. U Marpaung.
Pujian dipimpin oleh song leader Pemudi Winda br Sinaga bersama Kristina br Simanjuntak, diiringi organ oleh Inang S br Siregar. Persembahan dilayani oleh Inang Pnt. R br Manurung dan Inang Pnt. S br Hutagalung, sedangkan penerimaan tamu dilayani oleh Inang Pnt. U br Tobing dan Inang Pnt. R br Tobing.
Warta Jemaat di Minggu tanggal 28 September 2025:
- Persembahan ke Depan – untuk Dana Renovasi GKPI JK Immanuel Pematangsiantar.
- Ibadah Kebaktian Malam Sektor – Rabu, 01 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB:
– Sektor 1: rumah Ny. A Ginting br Sitorus (Jl. Naga Bonar, Siantar Estate)
– Sektor 2: rumah P. Sirait/br Tinambunan (Jl. Kabar I Kanan, Pantai Timur)
– Sektor 3: rumah D. Situmorang/br Sirait (Jl. Bajir, belakang Pengadilan Agama)
– Sektor 4: rumah Ny. M.B. Situmorang/br Tampubolon (Jl. Bunga Tulip)
– Sektor 5: rumah S. Sianipar/br Haloho (Jl. Mata Air)
- Learning Calon Penatua – Bapak/Ibu calon penatua diundang hadir untuk belajar bersama pada pukul 15.00 WIB bertempat di Gedung GKPI JK Immanuel.
Melalui ibadah ini, jemaat diajak untuk merenung: apakah selama ini kita seperti Lazarus yang tetap setia meski miskin, atau seperti orang kaya yang menutup mata atas penderitaan orang lain.
Renovasi gedung gereja mungkin sedang berlangsung, tetapi Tuhan jauh lebih rindu merenovasi hati kita. Jangan keraskan hati, sebab kasih-Nya terus mengetuk. Saatnya kita bertobat, peduli kepada sesama, dan hidup dalam kekudusan.
“Hidup kita singkat, tapi kekekalan panjang. Mari gunakan hidup ini untuk bertobat dan peduli, agar kita layak tinggal dalam pelukan kasih Kristus untuk selama-lamanya.”

Bagi jemaat dan donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan bagi renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar, dapat menyalurkan donasi melalui:
Rekening Donasi:
🏦 Bank: Bank SUMUT
💳 Nomor Rekening: 22002040465521
📌 Atas Nama: PANPEM GKPI JK Immanuel
Setiap dukungan yang diberikan, baik besar maupun kecil, akan sangat berarti bagi pembangunan rumah Tuhan. Tuhan memberkati setiap tangan yang memberi dengan sukacita.
“Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kita lebih besar dari segala allah. Tetapi siapakah yang mampu mendirikan rumah bagi-Nya, karena langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku mampu mendirikan rumah bagi-Nya, kecuali hanya untuk membakar korban di hadapan-Nya?”
(2 Tawarikh 2:5-6)
Soli Deo Gloria.
(VIP)







