PEMATANGSIANTAR, mediasumatera.id – Suasana ibadah Minggu Palmarum di GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar pada Minggu, 29 Maret 2026, berlangsung penuh sukacita, pengharapan, dan perenungan yang mendalam. Proses renovasi rumah ibadah sudah semakin sempurna, jemaat tetap hadir dengan kerinduan yang tulus untuk bersekutu dan memuji Tuhan.
Ibadah dimulai dengan alunan pujian dari Kidung Jemaat yang diiringi dengan lembut oleh Inang A. br. Sihombing, bersama pemimpin paduan suara Inang E.E. br. Sitorus dan Inang V. br. Silalahi. Nada-nada yang mengalun perlahan membawa jemaat masuk dalam suasana teduh dan khidmat. Banyak mata terpejam, banyak hati tersentuh, seakan setiap lagu menjadi doa yang naik ke hadirat Tuhan.
Liturgi dipimpin dengan penuh ketenangan oleh Inang Pnt. R. br. Manurung, dilanjutkan dengan pembacaan epistel dari Mazmur 31:9–16.
Puncak ibadah terjadi ketika Firman Tuhan disampaikan oleh Andres Siringoringo, S.Th dengan tema yang sederhana namun penuh makna: “Yesus Kristus adalah Tuhan”, berdasarkan Filipi 2:5–11.
Dalam khotbahnya, jemaat diajak memahami makna sejati Minggu Palmarum, awal perjalanan menuju pekan suci, saat Yesus Kristus masuk ke Yerusalem dengan kerendahan hati sebagai Raja yang membawa keselamatan.
Seruan “Hosana!”, “Tolong selamatkanlah kami!”, kembali bergema, bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi jeritan hati umat yang rindu akan pengampunan, kasih, dan pemulihan.
Melalui ayat Firman Tuhan Filipi 2:5–11, jemaat diingatkan akan teladan Kristus: Dia adalah Tuhan…
Namun Ia rela merendahkan diri, menjadi manusia, bahkan taat sampai mati di kayu salib demi menebus dosa manusia.
Firman itu menjadi cermin kehidupan: apakah kita sudah hidup dalam kerendahan hati, atau masih terjebak dalam kesombongan, mudah menghakimi, dan sulit mengampuni?
Pesan Minggu Palmarum ini menjadi jelas, ini bukan sekadar perayaan, tetapi undangan untuk berubah. Jemaat diajak merendahkan hati, mengakui dosa, dan kembali hidup dalam kasih Tuhan.
Karena melalui ketaatan Yesus Kristus, Ia telah menang atas dosa dan maut, serta membuka jalan keselamatan bagi semua orang.
Kini setiap jemaat diajak bersiap:
• bersiapkan hati…
• bersiapkan hidup…
• mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dalam kehidupan.
Sebab saat pengakuan itu lahir dari hati, hidup tidak akan pernah sama lagi, dipenuhi kasih, kerendahan hati, dan pengharapan yang baru.

Pelayanan Ibadah:
• Warta Jemaat & Doa Syafaat: Inang Pnt. N br Marbun
• Song leader/ Pujian: Inang E.E br Sitorus dan Inang V br Silalahi
• Organis: Inang A br Sihombing
• Persembahan: Amang Pnt. A Lubis & amang C.Pnt. B Simangunsong
• Penerimaan Tamu: Inang Pnt R br Lumbantobing & Amang C.Pnt, P Purba
Ibadah pun berakhir dalam suasana penuh sukacita dan kehangatan. Jemaat pulang dengan hati yang damai, saling bersalaman, berbagi senyum, dan menyapa satu sama lain dengan tulus. Kebersamaan sederhana itu terasa begitu indah—mengingatkan bahwa gereja bukan sekadar bangunan, melainkan persekutuan umat yang hidup dalam kasih Yesus Kristus.
Kehadiran jemaat yang begitu banyak menjadi bukti bahwa kerinduan untuk bersekutu tidak pernah pudar. Bahkan di tengah keterbatasan akibat renovasi, semangat iman jemaat GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar justru semakin kuat.
Di halaman gereja, percakapan hangat masih terdengar. Jemaat saling berbagi cerita, saling menguatkan, bahkan saling mengingatkan untuk tetap setia mengikuti partangiangan setiap hari Rabu.
Di balik semua itu, tersimpan kerinduan yang sama, suatu hari dapat kembali beribadah dengan lebih leluasa di rumah Tuhan yang telah diperbarui. Namun lebih dari itu, ada keyakinan teguh bahwa Tuhan sedang bekerja dalam setiap proses yang dijalani gereja saat ini.
Dari kota Pematangsiantar, Minggu Palmarum tahun ini meninggalkan pesan yang sederhana namun mendalam: ketika umat Tuhan tetap setia berkumpul dan memuji-Nya, maka terang Yesus Kristus akan terus menyala, menerangi hati, menguatkan iman, dan menuntun banyak orang ke jalan keselamatan.
Dan dari hati yang terdalam, jemaat pun berseru:
“Hosana! Tuhan, selamatkanlah aku… dan pimpinlah hidupku.”
Amin.

Bagi jemaat dan donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan bagi renovasi GKPI Jemaat Khusus Immanuel Pematangsiantar, dapat menyalurkan donasi melalui:
Rekening Donasi:
🏦 Bank: Bank SUMUT
💳 Nomor Rekening: 22002040465521
📌 Atas Nama: PANPEM GKPI JK Immanuel

Setiap dukungan yang diberikan, baik besar maupun kecil, akan sangat berarti bagi pembangunan rumah Tuhan. Tuhan memberkati setiap tangan yang memberi dengan sukacita.
“Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kita lebih besar dari segala allah. Tetapi siapakah yang mampu mendirikan rumah bagi-Nya, karena langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku mampu mendirikan rumah bagi-Nya, kecuali hanya untuk membakar korban di hadapan-Nya?”
(2 Tawarikh 2:5-6)
Soli Deo Gloria.
(VIP)




