Ogan ilir, medisumatera.id – Jum’at Baroka Wakil Bupati Ogan ilir, H. Ardani Kunjugi Rumah Warga yang kurang mampu. Untuk dibantu Rumah tidak layak huni bersama Baznas Ogan ilir. Dinas Sosial.dan perhubungan.
Jumat (22/8/2025)

Melalui program Peduli bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan ilir,kembali membantu Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga kurang mampu di desa Sungairotan kecamatan Rantaupanjang dan di desa Cahayamarga kecamatan Pemulutan Selatan.

Wabub Ardani mengatakan Bayak-bayak sedeka ” Kita Bayak- bayak ber infak baik pun lapang dan senpit. Kita mampu menahan Amara dan mampu memaafkan kesalahan oranglain nanti dibalaskan Tuhan Surga yangluasnya Selagit dan Bumi. Jadi kita Bayak-bayaklah sedeka selagi kita mampu dengan cara apapun yang bisa untuk bermanpaat mendapatkan pahala. Semoga yang mendapatkan batuan menjadi Amal ibada, Harapanya kepada pemerinta desa (KADES) yang mendapatkan Bantuan tolongdi perifikasi jangan Sampai yangberhak menerima dia tidak menerima. Bpjs kesehatan tolong dicek lagi ,” Ujarnya

Rumah yang di bantu RT 06 Dusun 3 Desa Sungairotan,kecamatan Rantau Panjang 1 Ruamah Ning Isah Kecamatan pemulutan Selatan desa Cahayamarga.Rt 04.dusun 2 .Rumah Jang Husen.

Bersama ketu Baznas Drs.H.Sidharta SE.Msi.dalam membantu masyarakat yang membutuhkan ” Siang ini yangpetamkali di kunjungi tadi di desa Sungairotan kecamatan Rantaupanjang. Memang kondisi Rilnya itu Rumah memang selayaknya di bantu bedah Rumah kalau kondisi sama beda Penghuninyasaja memnga sebenarnya proposalnya suda masuk. Di karnakan ada Rumah yang didaera lain adayang kebakaran dan yang robo terpaksa si dahulukan yandisana sekarang yang sedang dikerjahkan sepuluruma, Untuk yang 2 Rumah ini munkin atmintrasi hari Senin selesai hari Selasa apabila dari Desa suda siap dengan Tukangnya lasung kita drop. Atas petujuk pak Bupati dan Wabub. Kita bergerak cepat.Harapanya kepada pihak yang siap membantu penyelesaiyan seperti Matrial kita datangkan ke lokasi kalaau kayu kita meberikan kayu yang jaman sekarang. Paling kelas durenlah.
Kalau Rumah memakai batu lainlagi. Dan kami mintak kepada pemerinta desa(kades) Arahkan warganya untuk bertsipasi membantu kelancaran pembangunan upah yang dari Baznas kurang kalau dibadingkan pemborong. Kalau gotong royong bongkar dan memeksimalkan tukang secara pembagunan cepat,” tuturnya.
Pewarta, Junaidi







