Palembang, mediasumatera.id – 9 Juli 2025 – Dalam rangka membangun generasi muda yang berintegritas, bebas dari kekerasan, penyalahgunaan narkoba, dan praktik judi online, SMA Xaverius 2 Palembang menggelar kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada peserta didik baru kelas 10. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, (8/7) dan menghadirkan narasumber utama dari Polda Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), yakni Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Sumbagsel, Ade Adriansyah, S.SIK didampingi tim dari pembinaan penyuluhan dan Petrus Widodo Kepala sekolah serta Nyimas Heni, Chaterina, Veronika wakil kepala sekolahdan semua tenaga pendidik.

Mengusung tema “Pelajar Cerdas Tanpa Kekerasan, Narkoba, dan Judol”, kegiatan ini menjadi bagian penting dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026, yang bertujuan membentuk karakter peserta didik sejak dini.
Dalam penyampaiannya, Ade Adriansyah, S.SIK, menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan. Ia menguraikan tiga ancaman utama bagi generasi muda saat ini, yaitu kekerasan, penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif (NAPZA), serta maraknya praktik judi online (judol) yang semakin mengincar kalangan pelajar.

“Kekerasan dalam lingkungan sekolah, penyalahgunaan narkoba, dan judi online adalah tiga hal yang sangat berbahaya dan merusak masa depan pelajar. Jika tidak dicegah sejak awal, dampaknya bisa sangat fatal—baik secara hukum, psikologis, maupun sosial,” tegas Ade Adriansyah di hadapan ratusan siswa baru.
Ia juga mengingatkan bahwa banyak platform online kini digunakan untuk menjebak anak-anak usia sekolah ke dalam praktik judol, yang awalnya tampak seperti permainan biasa, namun berujung pada ketergantungan dan kerugian finansial.

Tak hanya memberikan peringatan, Ade juga menyampaikan langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan oleh siswa, guru, maupun orang tua, seperti membangun komunikasi terbuka, mengawasi aktivitas online anak, dan melaporkan indikasi pelanggaran hukum kepada pihak berwajib.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka juga diberi kesempatan untuk berdialog langsung, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait isu-isu yang dibahas.

Kepala SMA Xaverius 2 Palembang, Petrus Widodo, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada pihak Polda Sumbagsel, khususnya kepada Bapak Ade Adriansyah, atas kehadiran dan dedikasinya dalam memberikan edukasi yang sangat relevan dan bermanfaat bagi peserta didik.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Ade beserta tim. Semoga apa yang disampaikan hari ini dapat menjadi bekal moral dan mental bagi siswa kami untuk menjadi pribadi yang bersih, disiplin, dan bertanggung jawab. Harapan kami, siswa-siswi kelas 10 bisa tumbuh menjadi generasi yang bebas dari kekerasan, narkoba, maupun judol,” ungkap Petrus.

Acara ditutup dengan komitmen bersama antara pihak sekolah, siswa, dan kepolisian untuk terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sehat secara moral. (daris)







